3. Minum kopi
Apabila air kencing Anda berbau, coba cek apakah sebelumnya Anda meminum kopi. Produk buangan kopi saat dicerna tubuh dapat menyebabkan urine Anda berbau, kata Dr Dutta.
Selain itu, kopi juga merupakan diuretik yang menyebabkan Anda akan merasa kebelet kencing. Diuretik dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga bau tersebut bisa berasal dari urine yang tidak terlalu encer karena kekurangan cairan. Anda bisa mencoba meminum banyak air sebelum meminum kopi Anda.
4. Infeksi saluran kencing (ISK)
Infeksi saluran kencing terjadi saat bakteri masuk ke dalam sistem uriner melalui uretra dan mulai berlipat ganda di saluran kencing. Bakteri dapat membuat air kencing Anda berbau.
Akan tetapi jika Anda memiliki infeksi saluran kencing, Dr Dutta mengatakan gejalanya tak hanya ditunjukkan dengan air kencing berbau, namun membuat Anda semakin sering kencing, menyebabkan rasa terbakar saat kencing, dan terkadang bisa membuat kencing Anda berdarah.
5. Infeksi jamur
Jamur atau yeast merupakan mikroorganisme yang secara alamiah hidup di beberapa bagian tubuh, termasuk vagina. Namun saat jamur ini tumbuh tak terkendali, maka bisa memicu infeksi.
Infeksi jamur terjadi di vagina, namun karena saluran kencing dekat dengan lubang vagina, bisa jadi urine Anda terkena bau dari infeksi di sebelahnya, jelas Dr Dutta. Seperti ISK, infeksi jamur juga biasanya disertai dengan gejala lain seperti gatal, memerah, bengkak di vagina dan vulva, dan cairan vagina kental berwarna putih.
Baca Juga: Minum Air Kencing yang Difermentasi, Pria Ini Merasa Lebih Berenergi
Simak halaman selanjutnya untuk mengetahui penyebab lain bau tidak sedap pada air kencing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia