Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 tidak hanya memengaruhi aktivitas seseorang, tetapi juga menimbulkan kecemasan. Ada beberapa gejala awal ketika seseorang merasakan kecemasan akibat virus corona Covid-19, yakni sakit kepala dan tenggorokan kering.
Kondisi ini pun dilami oleh Lucy, wanita 25 tahun asal Inggris yang mulai merasa kesakitan dengan membicarakan wabah virus corona Covid-19. Saat itu Lucy menyadari dirinya mengalami kecemasan akibat virus corona Covid-19 ketika berbicara dengan seorang temannya.
"Saat itulah saya mulai merasakan gejala batuk dan sesak dada. Saya mulai merasa stres ketika ada banyak ketidakpastian dalam pekerjaan saya. Saya khawatir dengan apa yang akan terjadi pada negara kita," kata Lucy dikutip dari BBC.
Tetapi, Lucy mengaku terkadang tidak mengalami gejala apapun ketika melupakan permasalah tentang wabah virus corona Covid-19 di negaranya.
"Gejala itu biasanya terjadi di pagi hari ketika saya bangun tidur, pulang kerja dan ketika saya sedang santai. Karena, pada waktu itu saya mengakses informasi tentang virus corona Covid-19," tuturnya.
Hal serupa juga dialami Gezamin Parry, wanita 23 tahun yang tinggal di Licoln. Geamin mengalami kecemasan perihal virus corona Covid-19 karena penyakit ini belum umum.
Ketika ia merasa cemas akibat virus corona Covid-19, ia mulai merasa jantungnya berdebar kencang. Bahkan ia merasa kondisinya jauh lebih buruk ketika sedang sendirian mengkhawatirkan pandemi ini.
"Ketika saya bersama saudara-saudara saya menonton sesuatu, gejala itu mungkin akan mereda. Tapi, satu waktu saya bisa terganggu dengan informasi mengenai virus corona Covid-19.
Saat itulah Gezamin mulai menyadari bahwa dirinya mungkin tidak akan mengalami semua gejalanya, jika ia tidak khawatir akan informasi seputar virus corona Covid-19.
Baca Juga: 3 Obat untuk Redakan Nyeri Akibat Gigi Berlubang, Bisa Dibeli di Apotek
"Jika tidak ada kasus pandemi virus corona Covid-19 ini, aku mungkin tidak perlu khawatir dengan semua gejala-gejala yang aku alami," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026