Suara.com - Seorang wanita Belgia dipuji sebagai pahlawan setelah memutuskan untuk tidak menerima menggunakan respirator saat menjalani pengobatan Covid-19. Ia mengatakan bahwa respirator itu sebaiknya digunakan untuk orang yang lebih muda.
Perempuan berusia 90 tahun itu ialah, Susanne Hoylaerts, yang berasal dari Lubbeek, Belgia. Ia dirawat di rumah sakit awal bulan ini dengan gangguan sistem pernapasan. Dua minggu sebelumnya dia juga mengalami sesak napas dan kehilangan nafsu makan.
Seperti dilansir dari Nine, Hoylaerts menolak menggunakan respirator, mdan engatakan kepada dokter untuk menyimpannya bagi pasien yang lebih muda
"Aku sudah memiliki kehidupan yang indah," jelasnya.
Sejak ia meninggal, foto dan juga kata-kata terakhirnya menjadi viral di media sosial. Pengguna di media sosial menyebut tindakannya "benar-benar tanpa pamrih" dan menyamakannya dengan malaikat.
"Sungguh wanita yang baik hati dan pemberani," kata salah satu warganet.
Tindakan Hoylaerts juga membuat orang termotivasi untuk tetap tinggal di rumah agar dapat mecegah tertular virus dan menghentikan penyebaran.
Sementara itu, Judith, anak perempuan Hoylaerts, Judith,sempat mengatakan bahwa sang ibu sempat dirawat intensif setelah menderita pneumonia tahun lalu. Holyaerts kemudian dinyatakan positif mengidap coronavirus, dan diisolasi.
Sebelum dia meninggal, perempuan berusia 90 tahun itu menawarkan putrinya kenyamanan, mengatakan kepadanya, "Kamu jangan menangis. Kamu telah melakukan semua yang kamu bisa."
Baca Juga: 5 Rekomendasi Streaming Film Online, Cocok untuk yang di Rumah Aja
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi