3. Meningitis jamur
Meningitis jamur lebih jarang terjadi dibandingkan dengan kondisi yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Orang yang sehat sangat jarang terkena kondisi ini.
Kondisi ini disebabkan oleh jamur yang menginfeksi tubuh Anda dan menyebar melalui aliran darah ke otak atau saraf tulang belakang. Jamur yang paling umum menyebabkan kondisi ini adalah:
- Cryptococcus
- Blastomyces
- Histoplasma
- Coccidioides
Seseorang dengan masalah kekebalan tubuh, misalnya karena mengidap AIDS, lebih berisiko terkena radang selaput otak dalam bentuk ini.
4. Meningitis parasit
Jenis radang selaput otak ini lebih langka dari meningitis virus atau bakteri. Kondisi ini disebabkan oleh parasit yang ditemukan dalam tanah, kotoran dan beberapa hewan dan makanan, seperti siput, ikan mentah, unggas, atau produk.
Ada satu jenis meningitis parasit lebih langka daripada yang lain, yaitu meningitis eosinofilik. Tiga parasit utama yang menjadi penyebab meningitis jenis ini adalah:
- Angiostrongylus cantonensis
- Baylisascaris procyonis
- Gnathostoma spinigerum
Radang selaput otak akibat parasit tidak menular dari orang ke orang. Parasit ini menginfeksi binatang atau bersembunyi di makanan yang kemudian dimakan manusia.
Salah satu jenis radang selaput otak akibat parasit yang sangat jarang, yaitu meningitis amebic, adalah kondisi yang mengancam jiwa. Jenis ini disebabkan ketika salah satu dari beberapa jenis amoeba memasuki tubuh melalui hidung saat Anda berenang di danau, sungai, atau kolam yang terkontaminasi.
Baca Juga: Glenn Fredly Sempat Ucapkan Ulang Tahun ke Istri Sebelum Meninggal Dunia
Parasit dapat menghancurkan jaringan otak dan pada akhirnya menyebabkan halusinasi, kejang, dan gejala serius lainnya.
5. Meningitis non-infeksi
Meningitis jenis ini adalah yang tidak disebabkan oleh infeksi. Jenis ini disebabkan oleh kondisi atau perawatan medis lainnya. Ini termasuk:
- Lupus
- Cedera kepala
- Operasi otak
- Kanker
- Pengobatan tertentu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya