Suara.com - Banyak yang mengatakan bahwa tidur larut malam atau begadang tidak baik untuk kesehatan, terutama ketika besoknya bangun di siang hari.
Tetapi, sebuah studi dari Hardvard dan diterbitkan dalam jurnal Nature menjelaskan bahwa tidur dan bangun di waktu yang sama lebih baik daripada tidur tidak teratur.
Studi tersebut melacak kebiasaan tidur 61 siswa selama 30 hari dan menghubungkan kebiasaan tersebut dengan nilai siswa.
Hasilnya, siswa yang tidur teratur memiliki nilai lebih baik di sekolah daripada mereka yang tidur berjam-jam dan tidak teratur.
Dari studi tersebut, dilansir Inc, berikut beberapa temuan tentang tidur yang lebih mengejutkan:
1. Tidak harus bangun jam 5 pagi
Studi ini menemukan siswa lebih baik jika mereka tidur selama jam 'malam', yang didefinisikan sebagai pukul 22.00 hingga 10.00.
Hal ini pun dijelaskan oleh kepala Divisi Gangguan Tidur dan Sirkardia di Birgham and Women's Hospital Charles Czeisler, MD.
"Hasil penelitian ini tidak menunjukkan bahwa setiap orang harus mengikuti aturan. Jadi, jika Anda tidur pukul 2 dan bangun jam 9, tidak apa-apa. Kamu hanya harus secara konsisten melakukan hal yang sama," katanya kepada CNN.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Corona, Tiga Astronot akan Kembali ke Bumi
2. Tidur yang tidak teratur bisa membuat gemuk
Tidur yang tidak teratur telah menunda ritme sirkadian dibandingkan dengan tidur yang teratur. Kedua fenomena ini telah terbukti berhubungan dengan kenaikan berat badan dalam studi sebelumnya, catat para peneliti.
3. Tidur yang tidak teratur bisa menjadi gejala dari hal lain
Satu hal yang tidak dilakukan studi ini adalah mengukur hal-hal yang mungkin menyebabkan seseorang menjadi orang yang tidur tidak teratur, dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi kinerja akademik.
Misalnya, jika Anda seseorang yang tidur tepat pukul 22.00 setiap malam dan bangun tepat pukul 05.00 setiap pagi, kemungkinan Anda adalah orang yang sangat disiplin.
Sebaliknya, tidur yang tidak teratur dapat menjadi gejala depresi, dan depresi dapat memengaruhi kinerja akademik seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya