Suara.com - Salah satu finalis X Factor Indonesia, Fera Queen, meninggal dunia Selasa (14/4/2020) di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta Selatan, karena menderita kanker payudara sejak lima tahun.
"Penyebab meninggalnya karena kanker payudara. Dari lima tahun lalu yang sudah metas ke organ lain," ungkap Irman Firmansyah, adik kandung almarhumah Fera Queen melalui sambungan telepon, Rabu (15/4/2020).
Metas yang dimaksud Iman adalah metastasis, sebuah kondisi di mana kanker payudara yang diidap seseorang telah menyebar ke organ lain di dalam tubuh, paling umum hati, otak, tulang, atau paru-paru.
Dilansir Breastcancer.org, sel-sel kanker dapat melepaskan diri dari tumor asli di payudara dan melakukan 'perjalanan' ke organ lain dari tubuh melalui aliran darah atau sistem limfatik. Yakni jaringan besar node dan pembuluh yang berfungsi untuk menghilangkan bakteri, virus dan produk limbah tubuh.
Kanker payudara dapat muncul kembali di bagian tubuh lain berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah diagnosis dan perawatan aslinya. Hampir 30% wanita yang didiagnosis kanker payudara stadium dini akan menderita penyakit metastasis.
Beberapa orang memiliki kanker payudara metastasis ketika mereka pertama kali didiagnosis menderita kanker payudara, ini disebut dengan de novo metastatic.
Artinya, kanker pada payudara baru terdeteksi setelah menyebar ke organ lain.
Tumor yang bermetastasis ke organ lain terdiri dari sel-sel kanker payudara. Jadi, jika kanker payudara menyebar ke tulang, tumor itu terdiri dari sel-sel kanker payudara, bukan sel-sel tulang.
Ada berbagai pilihan pengobatan untuk kanker payudara metastasis. Peneliti juga setiap hari menguji obat-obatan potensial untuk jenis kanker ini, sehingga semakin banyak orang menjalani kehidupan semaksimal mungkin sementara menjalani perawatan.
Baca Juga: Fera Queen 5 Tahun Berjuang Melawan Kanker Payudara
Kanker payudara metastasis mungkin tidak hilang sepenuhnya, tetapi pengobatan dapat mengendalikannya selama beberapa tahun. Jika satu perawatan berhenti bekerja, biasanya ada perawatan lain yang bisa dicoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?