Suara.com - 3 Cara Mencegah Kacamata Berembun Akibat Pemakaian Masker saat Wabah Corona.
Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan semua orang untuk memakai masker saat di luar rumah, pada awal April lalu.
Mereka menyatakan penggunaan masker kain untuk masyarakat biasa, dan masker bedah atau N95 bagi para petugas medis yang melayani pasien.
Tapi bagi para pengguna kacamata, masker bisa jadi bumerang karena bisa mengganggu penglihatan. Ini akibat embun atau uap yang menempel di kacamata sehingga pengelihatan jadi kabur.
"Embun yang menghalangi kacamata akan mengurangi kemamphan lensa untuk mengirimkan kontras gambar yang jelas," ungkap artikel yang diterbitkan Annals of The Royal College of Surgeons of England, mengutip laman Forbes, Jumat (17/4/2020).
Tapi tidak usah panik, karena ada sejumlah tips yang bisa dilakukan agar kacamata tidak berembun.
Berikut tiga cara agar kacamata tidak berembun akibat pemakaian masker:
1. Letakkan Tisu di Dalam Masker
Jika Anda melipat tisu melintang secara horizontal dan meletakkannya di antara wajah dan masker, ini akan menjadi semacam jembatan dari hidung. Sehingga bisa menghalangi kelembaban uap air dari napas dan akan diserap oleh tisu. Sehingga uap air tidak sampai ke kacamata dan membuat berembun.
Baca Juga: Viral Video TikTok Tim Medis Makan Wafer Stik Pakai APD
2. Pakai Masker Dengan Lekukan Hidung
Beberapa masker memiliki kawat di bagian atas hidung, dan apabila di tekan di bagaian atas hidung masker, maka uap air tidak akan keluar melalui celah atas dan berhembus melalui mulut.
3. Cuci Kacamata Dengan Air Sabun
Mencuci kacamata dengan air sabun akan membuat lensa menjadi tipis, sehingga molekul air akan menyebar merata sehingga uap air tidak akan menghalangi pandangan.
Bagaimana, mudah sekali kan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak