Suara.com - Makan sahur di bulan Ramadan memang berat karena dilakukan pada dini hari di sela-sela tidur. Hal ini yang membuat banyak orang langsung tidur kembali setelah selesai sahur.
Padahal melansir dari Hello Sehat, langsung tidur setelah makan sahur malah berbahaya bagi kesehatan. Sebab saat tidur, hampir seluruh fungsi tubuh dimatikan sementara kecuali jantung, otak dan paru-paru.
Oleh karena itu, tidur setelah makan tidak akan memberikan waktu pada sistem pencernaan untuk mengolah makanan. Hal inilah yang kemudian akan menimbulkan berbagai penyakit, antara lain:
1. Lemak tubuh menimbun
Sebuah penelitian menyatakan, bahwa tidur setelah makan akan meningkatkan risiko kegemukan. Bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga gemuk, maka risikonya jadi dua kali lipat.
Jika Anda langsung tidur usai makan, maka makanan yang masih ke perut tidak akan terproses dalam sistem pencernaan. Kalori dalam makanan jutru akan disimpan dalam lemak, terlebih jika Anda makan makanan berlemak saat sahur.
2. Asam lambung naik
Jika Anda punya riwayat magh, maka sebaknya hindari tidur seletah makan. Hal tersebut akan menyebabkan masalah pada sistem pencernaan, salah satunya adalah asam lambung naik.
Asam lambung yang naik sering kali terjadi ketika makanan tidak tercerna dengan baik. Lambung akan meningkatkan produksi asam lambung. Sementara itu, posisi tidur akan melonggarkan klep lambung. Hal ini yang menyebabkan asam lambung dalam perut mengalir balik ke kerongkongan.
Baca Juga: 24 Orang Gugat Perppu Corona Jokowi ke MK: Amien Rais hingga Adhie Massardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan