Suara.com - Orangtua Harus Tahu, Bonding yang Baik Bisa Tingkatkan Imunitas Anak
Masa di rumah aja akibat pandemi Covid-19 bisa dimanfaatkan untuk menjalin ikatan hubungan dekat atau bonding antara orangtua dengan anak.
Menurut psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, manfaat bonding bukan hanya untuk kualitas hubungan keluarga yang lebih harmonis, tetapi juga psikis bagi orangtua dan anak.
Psikolog Vera mengatakan, anak-anak bisa menghasilkan emosi potitif, seperti merasa aman dan bahagia ketika banyak menghabiskan waktu dengan orangtua.
Emosi positif itu kemudian akan berdampak pada daya tahan tubuh anak yang meningkat, yang pada akhirnya, membuat anak tidak mudah sakit.
"Ada penelitian mengatakan emosi positif bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Itu kan yang lagi dibutuhkan banget selama pandemi ini, jadi gak mudah sakit," kata Vera dalam siaran langsung Parent Fest Dancow, Jumat (15/5/2020).
Begitu pula sebaliknya, lanjut Vera, emosi negatif seperti rasa takut, cemas,dan khawatir dapat melemahkan daya tahan tubuh anak.
"Bonding membantu anak melewati masa sulit karena merasa ada ibu dan bapaknya yang melindungi mereka. Gak apa-apa gak ketemu temen tapi ada ayah dan ibu yang menemani," tutur Vera.
Sedangkan manfaat bonding bagi orangtua, menurut Vera, melakukan kontak fisik dengan anak seperti memeluk dan mencium, bisa menjadi obat stres alami.
Baca Juga: Heboh Ikut Tarawih! Kakek Positif Corona di Tambora Tertular dari Anak
Meski begitu, ia mengingatkan jangan meluapkan perasaan stres menjadi amarah pada anak. Tetapi beri sentuhan kasih sayang agar anak juga mengerti bahwa orangtuanya peduli dengannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya