Suara.com - Satu Pasien Positif Covid-19, RSUD di Sumbar Tutup Sementara
RSUD Arosuka di Kabupaten Solok, Sumatera Barat terpaksa ditutup sementara karena sempat merawat satu PDP asal Nagari Koto Baru, BS (69) yang kemudian dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (13/5/2020).
"BS berjenis kelamin laki-laki meninggal pada Kamis (14/5), dinyatakan positif Covid-19 sehari setelah meninggal pada Jumat (15/5). Dia pernah dirawat di RS M Natsir Kota Solok, Semen Padang Hospital (SPH) dan terakhir di RSUD Arosuka," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Sabtu (16/5/2020).
Sebelumnya BS yang merupakan pensiunan ASN Pemkot Solok, pernah menjalani rapid test di RS M Natsir dan SPH, dengan dua kali hasil tes dinyatakan tidak reaktif Covid-19.
Dari catatan RSUD Arosuka, BS masuk ke IGD RSUD Arosuka pada Rabu (13/5) sekira pukul 10.00 WIB, dengan keluhan penyakit paru-paru, kemudian dirawat di ruang interne.
Terkait kejadian itu, pihak rumah sakit telah melakukan penutupan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka karena adanya riwayat almarhum pasien positif COVID-19 yang sebelumnya dirawat di sana.
Selain itu, pihak RSUD juga melakukan tracing dan diketahui sebanyak 31 petugas rumah sakit pernah kontak langsung dengan pasien positif. Seluruh petugas RSUD akan diambil tes swab untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
Saat ini, pihak RSUD Arosuka sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area rumah sakit dan memindahkan sementara pasien yang dirawat ke RSU Mohammad Natsir dan RST Solok.
"Penutupan RSUD Arosuka ini dilakukan sampai hasil tes swab petugas keluar, dan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Solok," ujarnya.
Baca Juga: Makin Dahsyat! Pasien Positif Corona Sabtu 16 Mei Jadi 17.025 Orang
Ia memperkirakan RSUD akan ditutup sekitar seminggu sambil menunggu hasil tes 31 petugas medis rumah sakit tersebut dinyatakan negatif.
Adapun keputusan tersebut disampaikan oleh direktur RSUD Arosuka dan sudah berdasarkan persetujuan Bupati Solok. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan