Suara.com - Blewah adalah buah yang sering diolah sebagai es ketika bulan puasa Ramadan. Selain menyegarkan, blewah juga mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Secara umum, blewah memang nampak seperti buah melon. Buah jenis ini juga emngandung beragam vitamin, mineral dan antioksidan.
Air antioksidan, vitamin dan mineral dalam blewah itulah yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Misalnya antioksidan, kandungan ini bisa membantu mencegah kerusakan sel yang menyebabkan kanker atau kondisi lainnya.
Adapun antioksidan yang terkandung dalam blewan, meliputi selenium, beta karoten, vitamin C, lutein, zeaxanthin dan kolin. Dilansir oleh Medical News Today, berikut ini manfaat kesehatan dari konsumsi blewah.
1. Asma
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak antioksidan beta karoten bisa membantu mencegah asma berkembang.
Para ahli merekomendasikan asupan beta karoten harian sebesar 18.000 mc g setiap hari untuk pria usia 14 tahun ke atas dan 14.000 mc g untuk wanita pada kelompok usia yang sama.
2. Tekanan darah
Blewah juga mengandung serat, potasium, vitamin C dan kolin yang baik untuk kesehatan jantung. Konsumsi makanan kaya kalium bisa membantu menurunkan tekanan darah.
Baca Juga: Tes Antibodi dan Pelacakan Kontak, Cara Jerman Cegah Gelombang Kedua Corona
The American Heart Association (AHA) merekomendasikan rata-rata orang dewasa mengonsumsi 4.700 mg potasium sehari untuk menjaga kesehatan sistem kardiovaskular.
3. Kanker
Beta karoten, tokoferol dan antioksidan dalam blewah juga membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh stres oksidatif.
Bukti lain juga menemukan kandungan dalam blewan tersebut bisa mengurangi risiko kanker paru-paru, prostat dan jenis kanker lainnya.
4. Pencernaan
Blewan memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan berserat. Serat dan air dalam blewan ini bisa membantu mencegah sembelit, meningkatkan keteraturan dan saluran pencernaan yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?