Suara.com - Atur Jadwal Tidur Bayi, Orangtua Bisa Berikan Stimulasi Cahaya Hingga Suara
Bayi baru lahir tentu memiliki jam tidur yang belum teratur. Salah satu penyebabnya karena bayi belum bisa membedakan pagi dan malam. Sehingga waktu tidur kerap kali tertukar tidak seperti pada umumnya.
Tentu hal itu juga akan mempengaruhi jam tidur orangtua yang harus menenangkan si bayi jika rewel ketika bangun tidur. Untuk mengatasinya, orangtua sebenarnya bisa mengenalkan konsep perbedaan pagi dan malam pada anak.
"Contoh setiap pagi sampai sore biarkan cahaya matahari masuk ke rumah. Kalau tinggal di apartemen yang jarang matahari bisa nyalakan lampu. Jadi lewat rangsangan cahaya," kata Konselor menyusui, bidan Bd Salshabila Am. Keb dalam siaran langusung melalui akun Instagram Lactamilmama, Rabu (20/5/2020).
Salshabila menambahkan, setiap pagi hingga sore, anak bisa dibiasakan menggunakan baju dan celana pendek. Sehingga bayi merasa kulitnya tersimulasi.
Kemudian melalui suara, selama pagi hingga sore sebaiknya gunakan suara-suara agak ramai seperti dari televisi, musik, atau bunyi mesin cuci.
"Jadi bayi terstimulasi dari cahaya, permukaan kulit, dan suara," ucapnya.
Saat malam hari, bisa dilakukan hal sebaliknya dengan mengurangi jumlah cahaya atau menggunakan lampu tidur. Pakaikan bayi dengan baju dan celana panjang. Juga meminimalisir adanya suara.
Selain jadwal tidur bayi yang belum teratur, bayi yang sedang rewel juga seringkali menjadi persoalan. Apalagi bagi orangtua baru terkadang dibuat bingung dengan penyebab bayi rewel.
Baca Juga: Masih dalam Kandungan, Video Bayi Kembar Dorong-dorongan Bikin Gemas
Salshabila menyarankan, jika hal itu terjadi hal pertama yang bisa dilakukan orangtua sebaiknya periksa keadaan anak.
"Kita harus cek satu-satu apa mungkin terlalu silau lampunya atau kebalikanya. Atau kita tes jangan-jangan dia gak terlalu suka berisik atau sebaliknya," ujarnya.
Perhatikan pula tanda-tanda pada tubuh bayi. Menurut Salshabila, kebanyakan orangtua terkadang luput untuk mengecek apakah ada ruam pada kulit anak yang bisa menyebabkan rasa gatal. Ruam itu biasanya terjadi pada area yang dipakaikan popok.
"Sering banget orangtua miss sama ruam akibat popok. Teknik menenangkan bisa di bedong bisa sushing atau disusuin. Tapi yang penting menenangkan bayi usahakan kita juga tenang," tuturnya.
Itulah cara mengatur jadwal tidur bayi yang bisa dilakukan orangtua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga