Suara.com - Hampir 19.000 Meninggal karena Virus Corona di Brasil
Virus Corona di Brasil semakin mengkhawatirkan. Laporan terbaru menyebut jumlah kematian karena virus Corona di Brasil hampir mencapai 19.000.
Dilansir Anadolu Agency, Brasil mencatatkan 888 kematian dalam 24 jam terakhir, menjadikan total kematian mencapai 18.859.
Jumlah kasus baru dalam sehari pun bertambah pesat, mencapai 19.954. Kementerian Kesehatan menyebut total sudah ada 291.579 kasus virus Corona di Brasil.
Sementara itu, jumlah yang sembuh mencapai 116.683.
Sebelumnya, Brasil menjadi negara ketiga dengan jumlah kasus virus Corona Covid-19 terbanyak saat ini, di bawah Amerika Serikat dan Rusia.
Untuk itu, presiden Amerika Serikat Donald Trump mewacanakan pelarangan perjalanan bagi warga AS ke Amerika Selatan, terutama Brasil.
Dilansir Anadolu Agency, Brasil saat ini menjadi pusat penyebaran infeksi Covid-19 di Amerika Latin.
Menurut Johns Hopkins University, Brasil telah melaporkan lebih dari 262.000 kasus, dan 17.509 di antaranya meninggal dunia.
Baca Juga: Angka Kasus Corona 5 Juta Lebih, yang Terbesar di Rusia, Brasil dan India
Para pakar kesehatan memperkirakan bahwa jumlah kasus yang sebenarnya bisa lebih tinggi dari yang terdata karena akses untuk tes Covid-19 masih terbatas.
Otoritas kota Manaus baru-baru ini harus menggunakan kuburan massal untuk menampung korban Covid-19, sementara rumah sakit di Sao Paulo telah mencapai kapasitas 90 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI