Suara.com - Saat sedang sakit, paling enak memang meminta seseorang untuk memijat tubuh kita. Rasanya tentu sangat nyaman. Padahal faktanya, kita seharusnya tidak memijat tubuh saat sedang sakit.
Untuk membuat tubuh lebih nyaman saat sedang sakit, dipijat bukanlah jawaban.
Menurut Maya Heinert, MD, ahli kesehatan gawat darurat pediatrik, memijat tubuh saat sakit malah memperlambat proses pemulihan normal pada tubuh.
Saat kita sakit, tubuh sedang melakukan segala cara untuk melawan penyakit tersebut. Sistem imun tubuh kita sangat kompleks dan melibatkan organ tubuh yang besar, sistem sirkulasi, dan sistem limfe.
Dikutip dari Shape, pijatan pada tubuh memberikan tekanan, panas, dan gerakan yang mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan memindahkan sisa buangan dari saluran limfe dan usus.
Ditambah lagi, memijat bisa jadi menyakitkan karena tubuh menjadi sensitif terhadap sentuhan saat sakit. Dan tengkurap dalam waktu lama bisa memperburuk jika ada yang sumbatan yang dirasakan (misal hidung tersumbat).
Pijat sangat tidak direkomendasikan pada orang-orang yang mengalami penyakit pernapasan, kata Dr Heinert.
Pijat saat sakit juga bisa menyebabkan inflamasi, terutama jika pemijat menggunakan teknik friksi untuk memecah jaringan yang saling menempel.
Selain itu, pijatan juga bisa menyebarkan patogen keluar dari kelenjar limfe dan juga meningkatkan risiko menularkan penyakit pada pemijat.
Baca Juga: Ikuti Pijatan Perut 2 Menit untuk Atasi Masalah Pencernaan, Coba Sekarang!
"Anda tidak akan tahu kapan Anda menularkan penyakit atau tidak, dan berada di tempat publik dan membiarkan orang lain menghirup udara yang sama dengan Anda berpotensi menularkan pada mereka," jelas Dr Heinert.
Secara umum, pijat sangat berguna untuk mendorong sistem imun dan membantu keluar masuknya dalam kelenjar limfe. Namun hindarilah memijat saat Anda sedang sakit atau merasa sakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan