Suara.com - 7 Cara Alami Agar Anak Bisa Tumbuh Lebih Tinggi
Banyak orangtua mengharapkan anak-anak mereka memiliki tinggi sesuai usia dan fisik yang kuat. Hal ini merupakan parameter jelas yang dianggap sebagai tanda kesehatan yang baik.
Tak heran jika orangtua berusaha keras, memastikan bahwa anak-anak mereka tumbuh sehat dan tinggi.
Meskipun gen memengaruhi tinggi badan anak, namun, itu bukan satu-satunya faktor. Ada faktor eksternal yang juga memainkan peran penting dalam menentukan ketinggian anak.
Berikut ini tujuh cara yang dipercaya dapat meningkatkan tinggi badan anak dilansir Times of India.
1. Diet seimbang untuk pertumbuhan keseluruhan
Cara terbaik untuk memastikan bahwa anak mencapai ketinggian maksimal adalah dengan memastikan bahwa ia mendapat nutrisi yang tepat.
Diet seimbang harus merupakan campuran dari protein, karbohidrat, lemak dan vitamin dalam proporsi yang benar. Juga, pastikan anak-anak menjauhi junk food dan minuman gula. Sesekali tidak apa-apa tapi jangan sampai mengkonsumsinya setiap hari.
2. Latihan peregangan
Bahkan latihan peregangan sederhana dapat berdampak besar pada tinggi badan anak. Mengajari anak beberapa latihan sederhana sejak usia muda akan memudahkan proses pertumbuhan tinggi badan mereka. Peregangan membantu memperpanjang tulang belakang dan memperbaiki postur anak.
3. Menggantung
Menggantung untuk menambah ketinggian telah direkomendasikan selama beberapa dekade sekarang. Menggantung juga membantu memanjang tulang belakang, yang merupakan bagian penting agar tubuh busa menjadi lebih tinggi.
Baca Juga: Billy Mau Jual Rumah Olga Syahputra, Banyak yang Menentang
4. Yoga
Latihan yoga melibatkan banyak peregangan dan keseimbangan, yang keduanya bagus untuk tinggi badan anak. Buat anak melakukan yoga asana seperti surya namaskar, chakra asana, dan pose pohon. Cobalah untuk melakukan pose bersama dengan anak sehingga dia bisa mendapatkan inspirasi dari orangtuanya.
5. Lompat tali
Lompat tali adalah latihan yang menyenangkan yang rasanya seperti permainan untuk anak-anak. Latihan ini bekerja pada seluruh tubuh termasuk jantung dan menambah tinggi badan.
Seluruh tubuh membentang sambil melewatkan tali, yang mempromosikan pertumbuhan vertikal anak. Ini juga merupakan latihan kardio yang luar biasa, yang membantu menjaga anak aktif dan sehat.
6. Berenang
Berenang adalah olahraga sehat dan menyenangkan yang dapat membantu pertumbuhan anak secara keseluruhan. Selain itu, olahraga ini juga merupakan latihan yang bekerja pada semua otot tubuh. Berenang juga melibatkan banyak peregangan, yang memperkuat tulang belakang dan meningkatkan ketinggian.
7. Tidur cukup
Tidur nyenyak tidak hanya penting untuk orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak. Orangtua harus memastikan bahwa anak tidur 8 jam setiap malam agar tetap sehat dan tumbuh kuat.
Tak hanya itu, tidur juga melepaskan hormon pertumbuhan yang disebut HGH, yang memainkan peran langsung dalam meningkatkan tinggi badan. Jadi, melewatkan tidur bukanlah ide yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak