Suara.com - Rumah sakit, yang dianggap sebagai sarang infeksi masih sibuk mengobati pasien Covid-19. Namun baru-baru ini, banyak fasilitas medis dan rumah sakit mulai menyambut pasien non-covid lainnya.
Para dokter pun juga membuka kembali klinik mereka. Sementara rumah sakit secara bertahap beroperasi normal kembali, kasus infeksi Covid-19 belum melandai juga di Indonesia. Hal ini membuat banyak orang belum merasa aman pergi ke luar rumah.
Namun jika Anda berencana untuk pergi ke rumah sakit, sebaiknya patuhi hal-hal ini untuk menghindari terkena Covid-19. Berikut dirangkum dari Times of India.
1. Beberapa rumah sakit secara eksklusif menangani kasus coronavirus. Identifikasi terlebih dahulu apakah itu rumah sakit Covid-19 atau non-Covid-19.
2. Sebelum pergi ke rumah sakit atau fasilitas medis apa pun, konsultasikan secara online atau melalui telepon terlebih dahulu dan konfirmasikan janji temu Anda untuk menghindari segala jenis keterlambatan.
3. Praktekkan kebersihan yang baik, memperhatikan protokol dan menjaga jarak sosial. Ini adalah kunci untuk mengunjungi setiap tempat, termasuk rumah sakit.
4. Mengenakan masker adalah hal wajib
5. Cuci tangan Anda sesering mungkin, desinfektan dan gunakan pembersih kapan pun memungkinkan.
6. Hindari menyentuh utilitas dan permukaan bersama. Jangan berkerumun.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Indonesia Bisa Mengalami Gelombang Kedua Covid-19
7. Membawa semua dokumen dan laporan yang diperlukan untuk menghindari membuang-buang waktu. Jangan memadati dokter dengan pertanyaan yang tidak perlu.
8. Beri tahu tenaga medis semua informasi-riwayat perjalanan Anda, risiko infeksi atau masalah lainnya.
9. Setelah pulang dari rumah sakit, ingat untuk membersihkan diri lagi. Lepaskan sepatu Anda, disinfektan dan bersihkan permukaan atau benda apa pun yang mungkin Anda sentuh. Jika Anda menggunakan masker kain, langsung buang dan jangan menyentuh permukaan luar saat melepasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia