Diskriminasi kehamilan
Beberapa petugas kesehatan yang hamil mengatakan mereka telah dipaksa bekerja selama krisis, sementara yang lain mengeluh telah di-PHK.
Joeli Brearley, pendiri Pregnant Then Screwed takut kenaikan diskriminasi yang mengakibatkan 54.000 perempuan per tahun kehilangan pekerjaan.
“Di masa krisis, pengusaha cenderung kembali ke cara kerja konvensional. Kehamilan dianggap sebagai beban, sementara ibu dianggap kurang berkomitmen,” kata Breaarley.
"Kami melihat erosi terang-terangan hak-hak kerja untuk perempuan hamil selama krisis ini dan itu akan menjadi jauh lebih buruk," tambahnya.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan
Laporan menunjukkan bahwa lockdown di seluruh dunia telah menghasilkan peningkatan besar dalam kekerasan terhadap perempuan.
Refuge yang menjalankan saluran bantuan penyalahgunaan rumah tangga nasional di Inggris telah mengalami peningkatan 10 kali lipat dalam kunjungan ke situs webnya saat pandemi.
Dua pertiga dari orang yang selamat dari kekerasan menanggapi survei Bantuan Perempuan pada bulan April. Mereka mengatakan bahwa kekerasan telah meningkat di bawah lockdown.
Baca Juga: Resmi! Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior Diundur ke Januari 2021
Politik
Ketua Konservatif Komite Pemilihan Perempuan dan Kesetaraan Inggis, Caroline Nokes menyatakan bahwa ada ketimpangan kehadiran politisi perempuan dalam mengatasi kritis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern