Suara.com - Virus corona Covid-19 diyakini juga bisa menyebar melalui mata. Karena itu, ahli telah menyarankan semua orang mengganti lensa kontak dengan kacamata untuk menghindari menyentuh mata.
American Academy of Ophthalmology (AAO) mengakui bahwa orang yang memakai lensa kontak lebih banyak menyentuh wajah dan mata daripada orang yang memakai kacamata.
"Perlu diingat tindakan pencegahan virus corona Covid-19 yang efektif adalah mencuci tangan, menjaga kebersihan lensa kontak dengan baik, hindari menyentuh hidung, mulut dan mata," kata Dr. Sonal Tuli, dokter mata dan juru bicara AAO dikutip dari NBC Washington.
Sonal Tuli menyarankan orang yang cenderung lebih sering menyentuh mata untuk memakai kacamata selama pandemi virus corona Covid-19.
"Mengganti lensa kontak dengan kacamata bisa mengurangi iritasi dan mencegah tangan menyentuh mata," katanya.
Tapi, Raj Maturi dari Midwest Eye Institute di Indianapolis menggemakan bahwa lensa kontak boleh dipakai selama orang mencuci muka dan tangannya pakai sabun secara rutin.
Di sisi lain, Raj Maturi juga meminta orang yang memakai kacamata perlu menjaga kebersihannya. Karena, kacamata juga bisa menyebarkan virus corona Covid-19, bukan hanya lensa konta.
Anda yang memakai kacamata bisa mencucinya pakai sabun secara rutin guna mencegah penyebaran virus. Pada intinya, kebersihan adalah hal penting yang perlu diperhatikan selama pandemi, baik Anda memakai lensa kontak maupun kacamata.
Para ahli juga mengatakan tidak masalah untuk mengenakan kacamata dan lensa kontak selama pandemi coronavirus. Karena, praktik kebersihan dasar adalah hal yang sangat penting dari kedua pilihan tersebut.
Baca Juga: Begini Posisi Menyusui yang Tepat Agar Bayi Mendapat ASI Optimal
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?