Suara.com - Pada minggu ini, FDA menyetujui kit pengujian virus corona Covid-19 dari Quest Diagnostics yang memungkinkan seseorang menguji dirinya sendiri di rumah.
Setelah mengambil swab dari lubang hidungnya, seseorang bisa FedEx sampel semalam ke laboratorium pengujian untuk mengetahui hasil tes corona Covud-19 mereka.
Setelah persetujuan ini, Quest Doagnostics mengatakan pihaknya berencana untuk 500.000 kit siap untuk dikirim dan digunakan pada akhir Juni 2020.
Persetujuan kit pengujian baru ini penting karena kurangnya pengujian virus corona Covid-19 secara meluas menjadi masalah yang sudah berlangsung lama.
Tanpa pengujian virus corona Covud-19 secara meluas, maka jauh lebih sulit untuk memastikan dampak dari virus dan jumlah kasus yang meningkat atau menurun.
Untungnya lagi, alat tes baru ini bisa membantu menemukan pasien virus corona Covid-19 asimptomatik atau tanpa gejala. Sehingga tes virus ini bisa menjadi langkah pencegahan bagi orang tanpa gejala.
"Tes diagnostik molekuler Covid-19 melalui swab cukup terbatas dan profesional kesehatan yang bisa melakukan tes tersebut juga minim," kata CEO Quest Diagnostics Steve Rusckowski dikutip dari New York Post.
Sehingga kit pengujian baru ini lebih memungkinkan untuk dijangkau semua orang dan mereka bisa menguji dirinya sendiri di rumah. Selain itu, proses pengujiannya jauh lebih tidak invasif.
Quest Diagnostics mengatakan pihaknya berencana untuk membuat kit pengujiannya tersedia di seluruh rentang populasi, yang artinya tersedia untuk program kesehatan pemerintah, penyedia layanan kesehatan dan perorangan.
Baca Juga: Studi Ungkap Risiko Kematian Pasien Kanker dengan Covid-19 Tinggi
Perusahaan menyoroti beberapa fitur utama dari kit pengujian baru dari Quest Diagnostics Steve Rusckowski, antara lain:
1. Seseorang bisa menguji dirinya sendiri di rumah melalui usap hidung yang mudah dan ramah
2. Tersedia untuk anak-anak di bawah usia 18 tahun dengan catatan pengawasan orang dewasa
3. Data uji akan dilaporkan oleh Diagnostics ke departemen kesehatan terkait sesuai kebutuhan individu
Menariknya, FDA menyetujui kit pengujian virus corona Covid-19 ini jauh lebih cepat dari sebelumnya, ketika menyetujuinya melalui Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA).
Meskipun proses persetujuan sesuai standar FDA biasanya sangat ketat, tetapi persetujuan FDA atas kit pengujian baru ini bisa menjadi lampu hijau.
Sehingga lembaga yang menyediakan kit pengujian ini bisa menggunakan produk medisnya untuk membantu mendiagnosis, mengobati dan mencegah penyebaran virus corona Covud-19 lebih luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian