Suara.com - Proses menyusui sangat penting bagi perkembangan bayi. Nah, masalah bagi ibu yang masih menyusui anaknya yang sudah tumbuh gigi, seringkali anak mengigit puting.
Kebiasaan ini bakal jadi masalah dan bisa melukai puting si ibu. Lalu apa yang bisa dilakukan?
Dokter Spesialis Anak sekaligus Konsultan Laktasi, dr. Elizabeth Yohmi, Sp.A mengingatkan hal pertama yang tidak boleh dilakukan adalah dilarang membentak saat anak mengigit.
"Cara menyampaikan ibu dengan baik itu juga diperlukan, ya kalau emang nyeri atau apa sakit ngomong aja gitu," ujar dr. Elizabeth dalam diskusi Instagram Live @ayahbunda_, Kamis, (4/6/2020).
Tapi cara penyampaiannya pun harus benar dan bicara dengan jelas, tapi bukan dengan marah dan membentak.
Sampaikan rasa sakit dengan ekspresi dan anak bisa mengerti, meskipun anak belum bisa berbicara.
"Merubah ekspresi, itu adalah salah satu teknik kita berkomunikasi dengan baik, karena biasanya anak tertawa saat ibunya berubah ekspresi, dan dia ingin tahu," paparnya.
Ada juga solusi lain saat anak punya kebiasaan itu, orangtua bisa memberikan biskuit atau pegangan sebagai pelampiasan gigitannya, mengingat biasanya anak yang tumbuh gigi akan cari pelampiasan rasa tidak nyamannya.
"Pada saat itu ya kasih makanan yang bisa digigit, biskuit, buah yang dislice untuk memenuhi keinginan anak menggigit-gigit," imbuhnya.
Baca Juga: Hits: Olahraga Pangeran Charles, Makanan Bisa Pengaruhi Rasa ASI
Sementara itu, ada beberapa tanda anak sudah mulai tumbuh gigi, seperti sering meneteskan air liur, gusi bengkak dan memerah, mudah marah, lebih rewel, sering menangis, sulit tidur, hingga sering mengigit atau mengunyah dan mengisap sesuatu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh