Suara.com - Penelitian Fujifilm Holdings Corp tentang Avigan sebagai obat Covid-19 kembali diundur hingga Juli.
Pengunduran itu terjadi karena peneliti mengaku kekurangan pasien untuk dilakukan uji coba.
"Ada kemungkinan bahwa uji klinis akan berlanjut pada bulan Juli," kata juru bicara Fujifilm, Minggu (7/6/2020).
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sebelumnya telah menyayangkan obat tersebut belum dapat persetujuan karena uji klinis yang belum selesai pada akhir.
Tetapi para peneliti hanya bisa mendapatkan sekitar 70 persen dari pasien yang dibutuhkan untuk uji coba. Selain itu butuh 28 hari untuk mendapatkan hasil tes dan proses akan berlanjut sampai setidaknya Juli, kata harian bisnis Nikkei, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Juru bicara perusahaan mengatakan, Fujifilm tidak membuat rincian publik tentang kemajuan uji klinis tetapi telah memperluas jumlah lembaga medis yang bekerja sama dalam uji coba.
"Kami bertujuan untuk menyelesaikan uji klinis sesegera mungkin," katanya dikutip dari Reuters.
Selain Fujifilm, banyak negara juga memfokuskan diri pada obat-obatan untuk Covid-19 seperti remileze antivirus Gilead Sciences Inc. (GILD.O) dan beberapa menggunakan obat anti-malaria, hydroxychloroquine, seperti yang digembar-gemborkan oleh Presiden AS Donald Trump.
Perdana Menteri Jepang Abe berusaha Avigan, atau yang juga dikenal sebagai Favipiravir, bisa menjadi kandidat sebagai obat virus corona tersebut.
Baca Juga: Google Tengah Mencari Solusi Terkait Wallpaper Bahaya yang Viral
Negara-negara yang telah berhasil mengendalikan infeksi kadang-kadang menemukan kesulitan untuk mempertahankan uji klinis karena berkurangnya ukuran sampel untuk pasien.
Jepang telah menghindari ledakan wabah virus corona yang terjadi di beberapa negara lain. Hingga saat ini kasus yang terkonfirmasi sekitar 17.103 dan pasien sembuh sebanyak 15.079 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital