Suara.com - Sebagian besar dari kita merasa nyaman untuk duduk dengan satu kaki bersilang.
Hal ini juga umum dan kerap dilakukan oleh orang-orang di sekitar.
Tapi tahukah bahwa duduk dengan posisi ini sebenarnya berbahaya bagi kesehatan?
Seperti dilansir dair Times of India, duduk dengan kaki bersilang memang tidak akan menyebabkan keadaan darurat medis, tapi bisa berdampak pada jangka panjang.
Tapi itu mungkin meningkatkan tekanan darah, postur tubuh dan dapat menyebabkan masalah lutut dan mati rasa.
Bahkan wanita hamil disarankan untuk menghindari postur ini karena dapat menyebabkan komplikasi terkait kelahiran.
Dua studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Nursing dan Journal of Hypertension mengungkapkan bahwa duduk dengan kaki menyilang menyebabkan sedikit peningkatan tekanan darah.
Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam jurnal pertama, ada sedikit lonjakan tekanan darah ketika para peserta menyilangkan kaki mereka di lutut.
Namun, tidak ada perubahan yang disaksikan ketika kaki disilangkan di pergelangan kaki. Penting untuk dicatat bahwa lonjakan tekanan darah hanya sementara.
Baca Juga: Berisiko Kanker Usus, Ini Deretan Bahaya Sering Menahan BAB
Selain itu, postur duduk tidak memiliki dampak yang parah bahkan pada wanita hamil. Pasti itu tidak akan menyakiti bayi.
Namun, Anda mungkin mengalami sedikit sakit pergelangan kaki, ketegangan otot atau sakit punggung.
Ini karena ketika Anda membawa kehidupan lain di dalam perut Anda, tubuh Anda mengalami banyak perubahan internal.
Nyeri lutut dapat disebabkan karena beberapa alasan seperti cedera, radang sendi atau kondisi medis lainnya.
Hanya dalam kasus yang jarang, duduk bersila dapat menyebabkan masalah persendian atau lutut.
Selain itu, jika Anda sudah menderita masalah lutut apa pun, duduk dalam posisi tertentu untuk waktu yang lama dapat memperburuk kondisi Anda.
Untuk menjaga keselarasan postur tubuh Anda dan menghindari komplikasi di kemudian hari, yang terbaik adalah tidak duduk bersila.
Mungkin sulit untuk menghentikan kebiasaan ini pada awalnya, tetapi jangan berhenti mencoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance