Suara.com - Seorang pria India memerlukan operasi setelah memasukkan pengisi baterai telepon atau charger sepanjang satu meter ke dalam penisnya untuk kepuasan seksual.
Pria yang tak dikenal itu berusaha menyembunyikan penyebab sebenarnya ketika dia mencari bantuan medis bulan lalu di sebuah rumah sakit di India timur laut.
Seperti dilansir dari NY Post, Dr. Walliul Islam mengatakan bahwa dia mengklaim telah mengonsumsi earphone.
Dokter meresepkan obat pencahar pria itu, tetapi dia kembali ke rumah sakit lima hari kemudian ketika dia masih mengeluh sakit.
Islam, seorang ahli bedah di rumah sakit, mengatakan bahwa "meskipun melewati bangku beberapa kali kabel tidak keluar.
"Ketika pasien mengeluh sakit parah, kami memutuskan untuk melakukan operasi dan menemukan bahwa tidak ada apa pun di ususnya," kata Islam.
Kemudian, melalui rontgen, dokter kemudian menemukan pengisi daya telepon di dalam kandung kemihnya, yang terhubung ke penis melalui uretra.
"Saya telah membaca bahwa orang-orang biasa mendapatkan kepuasan seksual dengan memasukkan instrumen melalui penis," kata Islam.
"Ini adalah salah satu kasusnya, dan psikiater dapat membantunya melampaui titik ini."
Baca Juga: Seks Bisa Bikin Kulit Glowing? Ini Faktanya
Dokter bedah mengatakan pria itu pulih, tetapi mencatat jika dia jujur, maka itu akan menyelamatkan kita dari masalah dan kita bisa memperlakukannya lebih cepat."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin