Suara.com - Gejala umum virus corona Covid-19 adalah demam tinggi, batuk persisten hingga kehilangan indra penciuman. Tapi, setiap orang bisa mengalami gejala virus corona Covid-19 yang berbeda dan tak biasa.
Karena, bentuk dan tingkat keparahan virus corona Covid-19 bisa dipengaruhi oleh usia hingga riwayat kesehatan pasien.
Anda bisa mendeteksi diri sendiri rentan terinfeksi virus corona Covid-19 dengan melihat warna urine. Urine yang berwarna kuning atau gelap bisa jadi tanda virus corona Covid-19, karena infeksi virus menyebabkan dehidrasi.
Seorang dokter juga sudah memperingatkan urine yang berbau menyengat dan lebih sedikit juga mungkin pertanda virus corona Covid-19.
Sedangkan dehidrasi yang menyebabkan perubahan warna urine membutuhkan perawatan medis segera. Terlebih, bila perubahan warna urine disebabkan oleh virus corona Covid-19.
Maka pasien harus menjalani pengobatan untuk mencegah gejala virus corona Covid-19 semakin parah. Anda juga perlu membicarakannya pada dokter bila dehidrasi tidak teratasi setelah perawatan medis.
"Sebagian besar pasien memiliki gejala ringan dan tidak memerlukan rawat inap. Tapi Anda tetap harus tinggal di rumah, istirahat dan menghindari kontak fisik dengan orang lain," kata ahli dikutip dari Express.
Tujuannya, mereka tidak menyebarkan virus corona semakin meluas. Anda juga perlu minum lebih banyak cairan untuk mencegah dehidrasi dan minum obat penghilang rasa sakit.
"Terkadang pasien virus corona dengan riwayat masalah kesehatan mengalami gejala sedang yang memerlukan perawatan pendukung, seperti cairan untuk menghidrasi," jelasnya.
Baca Juga: Waspada, Beberapa Pekerjaan Ini Bisa Tingkatkan Risiko Turun Berok
Meski begitu, dehidrasi tidak selalu menandakan infeksi virus corona Covid-19. Kondisi ini bisa terjadi karena seseorang kurang cairan tubuh dan lainnya.
Anda bisa mengetahui tubuh mengalami dehidrasi jika merasa haus, pusing dan sangat lelah. Dehidrasi bisa disebabkan oleh infeksi virus corona, bila Anda mengalami gejala tambahan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia