Suara.com - Hernia atau yang biasa dikenal dengan turun berok adalah penyakit karena adanya tonjolan di organ tertentu, bisa terjadi pada otak, sumsum tulang belakang dan perut.
Hanya saja, kasus hernia banyak ditemukan pada perut dan bisa sangat menyakitkan.
Nah, turun berok ternyata bisa disebabkan oleh gaya hidup hingga pekerjaan atau profesi. Beberapa profesi yang dilakoni sehari-hari ternyata dapat memperbesar risiko penyakit satu ini. Apa saja?
"Contohnya atlet angkat beban berat yang biasanya dia akan menahan perut. Atau kalau misalnya pekerja angkat beban berat seperti petani atau buruh pabrik," ujar Dokter Spesialis Bedah Umum Dr. David Parulian Sirait, Sp.B, FINACS dalam acara webinar Eka Hospital, Kamis, (12/6/2020).
Sedangkan gaya hidup seperti merokok juga bisa meningkatkan terjadinya turun berok. Ada zat pada rokok yang bisa menganggu proses pembentukkan struktur dinding otot.
Selebihnya, faktor usia dapat semakin memperlambat regenerasi sel otot hingga menyebabkan turun berok.
Orang dengan masalah batuk parah karena penyakit seperti paru kronis juga berisiko turun berok. Terlalu sering batuk ternyata dapat membuat otot perut tertekan.
"Hernia itu sendiri bisa kita defisnisikan sebagai suatu penonjolan, artinya ada satu organ yang menonjol dari dalam yang melewati satu lubang di dinding perut tersebut yang akhirnya dia berpindah dari posisi aslinya," terang Dr. David.
Dokter yang berpaktik di RS Eka Hospital Cibubur itu mengatakan pada dasarnya orang normal tidak memiliki lubang di otot, tapi lubang ini bisa terbentuk dari melemahnya otot dinding perut lalu terciptalah lubang.
Baca Juga: Kata dokter Eva, Terkait Operasi Hernia Johny Indo dan Sosok Sang Ayah
Penyebab melemahnya otot inilah yang harus disoroti sebagai penyebab terbentuknya turun berok di dinding perut. Nah, hal yang bikin melemahnya otot biasanya karena adanya tekanan yang terus menerus pada bagian tubuh.
"Apa yang menyebabkan jadi lemah, contoh segala penyebab yang membuat tekanan di dalam rongga perut kita menjadi meningkat," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
KPF: Eskalasi Demo Agustus Dipicu Kematian Affan Kurniawan yang Tak Segera Ditangani Polisi
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
Terkini
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker