Suara.com - Kurang tidur merupakan salah satu penyebab dari sejumlah penyakit kronis dan masalah lainnya. Karena, kondisi ini bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang.
Karena itu dilansir dari Express, orang perlu mengubah pola tidurnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Tetapi, Anda tidak harus mengonsumsi obat-obatan untuk mengatasinya.
Akar tanaman Valerian salah satu bahan alami yang bisa mengatasi insomnia, gugup dan sakit kepala. Ramuan alami ini sudah lama digunakan sebagai pengobatan herbal.
Secara historis, akar Valerian digunakan di Inggris selama Perang Dunia II untuk menghilangkan stres dan kecemasan akibat serangan udara.
Saat itu akar Valerian digunakan untuk mengatasi kesulitan tidur. Sejumlah penelitian pun menunjukkan sifatnya yang menginduksi tidur.
Satu studi yang melibatkan 27 orang kesulitan tidur menemukan 89 persen partisipan mengalami peningkatan tidur ketika mengonsumsi ekstrak akar valerian.
Selan itu, konsumsi ekstrak akar valerian juga tidak menyebabkan efek samping yang merugikan, seperti rasa kantuk di pagi hari dan setelah menegaknya.
Sebuah studi 2018 juga menemukan mereka yang mengonsumsi 400 mg akar valerian dalam kondisi sudah dicairkan, mengaku lebih cepat tidur dari biasanya.
Bahkan mereka juga merasakan kualitas tidurnya meningkat dibandingkan ketika sebelum mengonsumsi akar valerian.
Baca Juga: Waspada Kesemutan di Tangan dan Kaki, Bisa Jadi Gejala Virus Corona
Meski begitu, poara peneliti tidak sepenuhnya yakin kalau akar valerian bisa meningkatkan kualitas tidur seseorang.
Nanun, satu teori mengemukakan bahwa akar valerian bisa meningkatkan kadar neurotransmitter yang disebut asam gamma-aminobutryric (GABA). Saat GABA hadir dalam tingkat melemah. Sehingga kondisi itu bisa menyebabkan rasa kantuk lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?