Suara.com - Persiapan masa adaptasi new normal di Thailand berjalan baik, setelah otoritas setempat melaporkan tidak adanya kasus dan kematian baru karena Covid-19.
Dilansir Anadolu Agency, total infeksi virus Corona Covid-19 tetap di angka 3.162 dan 58 kematian sejak Januari lalu.
Centre for Covid-19 Situation Administration mengatakan tidak ada kasus baru di antara penduduk lokal dan warga yang dikarantina.
Tiga belas orang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit, menjadikan total pasien sembuh menjadi 3.053 dan angka kematian tetap sebanyak 58 orang. Lima puluh satu orang masih dalam perawatan.
Provinsi Bangkok dan Nonthaburi memiliki pasien terbanyak (1.760), diikuti oleh Thailand Selatan (744), Central Plains (452), Thailand Timur Laut (111) dan Thailand Utara (95).
Kasus Covid-19 secara global naik sebanyak 194.758 selama 24 jam terakhir, sehingga total menjadi 9.904.963.
Kematian akibat virus ini secara global naik 5.083 dalam 24 jam terakhir sehingga total menjadi 496.866 kematian.
Amerika Serikat memiliki kasus yang paling banyak terinfeksi sebanyak 2.552.956, diikuti oleh Brasil (1.280.054) dan Rusia (620.794).
Thailand berada di peringkat ke-95 di antara 211 negara yang terkena dampak.
Baca Juga: Khawatir Serang Warga, Ratusan Monyet di Thailand Disterilisasi
Berita Terkait
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
Timnas Indonesia dan Thailand Punya Nasib Berbeda dalam Persiapan Piala Asia 2027
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?