Suara.com - Setiap anak memang unik, memiliki kriteria dan cirinya masing-masing, termasuk karakter anak yang pendiam dan pemalu.
Hanya saja, anak yang pendiam dan pemalu merupakan kepribadian anak yang pasti susah-susah gampang untuk bisa didekati dan berkomunikasi dengannya.
Psikolog Anak dan Pendidikan, Nabila Dian Nirmala mengatakan langkah pertama yang perlu dilakukan orangtua untuk mendekati anak pendiam yaitu dengan mencaritahu sudah cukupkah pengalaman, pelajaran atau pengetahuan yang diterima anak?
"Perlu kita soroti adalah yang masuk sudah cukup banyak belum ya. Input-an pengetahuan kemudian, peristiwa ataupun tentang emosi itu sudah banyak yang masuk ke dalam otak belum, sudah banyak dialami anak atau belum," ujar Dian dalam diskusi dalam peluncuran kampanye #SayItWithOreo, Rabu (1/7/2020).
Ia mengatakan jika input yang didapatkan anak seperti pengalaman, gagal, jatuh bangun, maka proses komunikasi pendidikannya bakal lebih mudah.
Bahkan itu bisa menjadi modal anak lebih percaya diri untuk melakukan kegiatan apapun di kemudian hari.
"Anak sudah menjumpai banyak pengalaman, di situ biasanya anak akan lebih mudah akan lebih percaya diri untuk bisa mengungkapkannya. Tanpa kita harus repot untuk memancing anak cerita," paparnya.
Jadi intinya, memberikan anak pengalaman menarik akan membuat anak bisa lebih aktif berkegiatan dan berkembang lebih cepat. Tentu saja sesuai dengan passion dan hobi yang menarik minatnya, sehingga anak melewatinya dengan bahagia.
"Jadi anak juga gak mau dipancing-pancing, cukup memberikan ruang kepada mereka untuk bisa menambah pengalaman mereka berekspresi. Kemudian memang baru lanjutannya adalah kita mengevaluasi dari hasil pengalaman anak. Apa sih yang dia rasakan, apa yang dia dapatkan, dan apa yang kemudian diberikan pesan sesekali buat anak," tutupnya.
Baca Juga: Anak Sulit Disuruh Pakai Masker? Berikut Cara Tepat untuk Membujuknya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat