Suara.com - Perceraian Laudya Cynthia Bella dengan Engku Emran membuka perbincangan tentang bagaimana membeirkan kabar perceraian ke anak.
Sebab, putri Engku Emran memang sudah dekat dengan Bella. Hal ini ditunjukkan melalui unggahan di akun instagram @laudyacynthiabella yang menunjukkan keakraban keduanya.
Lalu, bagaimana sih tepatnya memberitahu anak saat orangtuanya akan bercerai?
Psikolog Anak dan Keluarga, Samantha Ananta, M. Psi mengatakan kenyataan perceraian sepahit apapun jangan pernah membohongi anak. Misalnya dengan berbohong orangtua bekerja di luar kota, itu hanya akan memperbesar kekecewaan.
"Kalau harapan besar rasa kekecewaan besar, apalagi dia tahu ternyata sudah mendapat ceria (dari orang lain)," ujar Samantha dalam diskusi di Instagram Live @singlemomsindonesia beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan jika berdasarkan perkembangan psikososial, saat orangtua berbohong tentang perceraian dan anak tahu di kemudian hari atau puluhan tahun kemudian, maka mental anak akan breakdown atau hancur berkeping-keping.
Samantha juga memperingatkan memberitahu perceraian kepada anak haruslah dengan hati-hati, penting juga memperhatikan umur anak dengan frekuensi cerita sesuai dengan usianya.
Jika anak tidak hanya satu, penting untuk orangtua mengumpulkan anak dan menjelasakan secara umum, sedangkan masalah detail dijelaskan secara bertahap dan perlahan seiring bertambahnya usia anak.
"Mama siap kapan aja, kita bisa berunding terbuka dengan segala pertanyaan tapi mama mau sesuai usia. Tapi semua dikumpulin, kenapa penjelasannya beda-beda kakaknya nggak boleh ngasih tahu rahasia itu, adik itu dikasih tahunya nanti bertahap sesuai perkembangan, tiap tahun naik," tutupnya.
Baca Juga: Ingin Anak Lebih Terbuka, Orangtua Wajib Perbanyak Aktivitas Keluarga
Berita Terkait
-
Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Juga Diumumkan, Ini Sedikit Bocorannya
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia