Suara.com - Infeksi virus corona dapat menyebabkan komplikasi, salah satunya kerusakan paru-paru dan otak secara permanen serta menyebabkan kegagalan organ. Ini juga dapat memengaruhi ginjal dan sistem pencernaan.
Sekarang para peneliti Sri Lanka mengatakan penyakit ini juga dapat merusak sistem endokrin tubuh. Ini adalah sistem penting yang terdiri dari kelenjar hipofisis, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, ovarium dan testis.
Pada dasarnya, itu adalah kumpulan kelenjar yang menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme, fungsi jaringan, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan tidur, hingga suasana hati.
Dilansir The Health Site, diabetes dan gangguan tiroid adalah masalah paling umum yang muncul dari sistem endokrin yang tidak berfungsi.
Virus memasuki sel endokrin dan memicu penyakit
Para peneliti dari Rumah Sakit Nasional Sri Lanka mengungkapkan orang dengan gangguan endokrin kemungkinan mengalami kondisi mereka memburuk akibat Covid-19.
SARS-CoV-2 berikatan dengan reseptor ACE2, protein yang diekspresikan di banyak jaringan, memungkinkan virus memasuki sel endokrin dan menyebabkan kerusakan yang terkait dengan Covid-19.
Mereka mengeksplorasi wabah SARS sebelumnya, yang disebabkan oleh virus yang sangat mirip SARS-CoV-2, untuk memberitahu ahli endokrin yang terlibat dalam perawatan pasien dengan Covid-19.
Menurut penelitian yang terbit dalam Journal of the Endocrine Society, infeksi virus corona dapat menyebabkan hilangnya indra penciuman dan masuk ke otak.
Baca Juga: Vaksin RNA untuk Covid-19 pada Tahap Uji Coba, Tapi Keamanan Dipertanyakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya