Suara.com - Kanker paru-paru adalah masalah kesehatan umum yang cenderung menyerang orang tua. Penyakit tidak menular ini termasuk mematikan bila tak ditangani dengan cepat.
Karena, banyak penderita seringkali tidak menyadari gejala kanker paru-paru. Sedangkan, gejala kanker paru-paru mungkin muncul di area yang tak terduga.
Pusat Perawatan Kanker Amerika pun menguraikan tanda-tanda peringatan kanker paru-paru, salah satunya kesulitan menelan makanan. Meskipun itu bukan tanda umum kanker paru-paru, Anda perlu mewaspadainya.
Selain itu dilansir dari Express, gejala kanker paru-paru yang aneh juga terlihat pada jari tubuh, yang mana ujung jari membesar dan kuku menjadi sangat melengkung dari depan ke belakang.
Beberapa orang dengan kanker paru-paru mungkin juga mengalami pembengkakan di leher atau wajah sebagai gejala lain.
Walau sebagian besar kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala sampai penyakit berkembang. Tanda-tanda kanker paru-paru paling umum, termasuk batuk persisten hingga berdarah.
Bedanya batuk tanda kanker paru-paru dan lainnya adalah timbulnya rasa sakit di dada, punggung atau bahu ketika batuk, tertawa atau bernapas dalam.
Penderita kanker paru-paru juga lebih mungkin mengalami sesak napas selama kegiatan sehari-hari. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh infeksi paru-paru, seperti bronkitis atau pneumonia yang tidak hilang.
Hal yang sangat umum pula bila penderita kanker paru-paru mengalami penurunan berat badan drastis. Karena, mereka mungkin juga kehilangan nafsu makan akibat kesulitan menelan makanan dan minuman.
Baca Juga: Ratusan Ilmuwan Sebut Virus Corona Mengudara, Namun WHO Belum Membenarkan
Pada kondisi yang lebih parah, penderita kanker paru-paru juga mudah merasa lelah, lemak, bersuara serak atau mengi.
Ada banyak faktor yang memengaruhi seseorang berisiko menderita kanker paru-paru. Tapi, kebiasaan merokok tetap menjadi persoalan utama yang meningkatkan risiko seseorang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang