Suara.com - Seorang ahli imunologi Inggris, memperingatkan bahwa kekebalan terhadap virus corona bisa berumur pendek. Ia menyarankan agar individu tidak boleh hanya mengandalkan imun tubuh untuk mengatasinya.
Dilansir dari Fox News, Danny Altmann seorang profesor imunologi di Imperial College London, mengatakan kepada CNBC bahwa hanya 10 hingga 15 persen populasi kota besar yang kebal terhadap Covid-19.
"Dan kekebalan terhadap virus ini terlihat agak rapuh, sepertinya beberapa orang mungkin memiliki antibodi selama beberapa bulan dan kemudian akan berkurang (kekebalannya), jadi itu bukan hal yang aman," kata Altman pada Senin (6/7/2020).
"Ini virus yang sangat menipu dan kekebalan terhadapnya sangat membingungkan dan berumur pendek," tambahanya.
Altman juga memeringatkan bahwa gelombang infeksi kedua masih mungkin terjadi.
Menurutnya, virus muncul sangat detail sehingga vaksin menjadi tidak mudah untuk dibuat.
“Ada lebih dari 100 vaksin yang dalam uji coba saat ini dan banyak hal bisa salah di sepanjang jalan. Saya sendiri tidak mengharapkan apapun,” kata Altman.
Menurut catatan Universitas Johns Hopkins, pada Senin (6/7/2020), lebih dari 11,5 juta orang telah dinyatakan positif dan lebih dari 535.400 telah meninggal.
Altmann mengatakan kepada anggota parlemen, bahwa perlu menemukan keseimbangan antara melindungi individu dan mencegah kejatuhan ekonomi. Namun, dia mengingatkan tujuan utamanya adalah mencegah lebih banyak infeksi baru untuk mencegah kejatuhan ekonomi.
"Kita perlu terus dipimpin oleh sains, obat-obatan,dan melakukan hal yang benar," kata Altman.
Baca Juga: Bertambah 55 Orang, RSD Wisma Atlet Rawat 754 Pasien Positif Corona
"Dan melakukan hal yang benar di sini maksunya adalah mengupayakan segala yang dapat Anda lakukan untuk memblokir transmisi," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan