Health / Women
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:00 WIB
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga memang menjadi kebiasaan yang baik untuk semua orang, tak terkecuali pada wanita hamil. Sebab, para peneliti mengatakan bahwa olahraga mampu meningkatkan kualitas ASI.

Dlansir dari Healthline, peneliti mengatakan olahraga ringan selama kehamilan meningkatkan senyawa dalam ASI yang dapat menurunkan risiko seumur hidup anak untuk penyakit jantung, diabetes, obesitas dan kondisi lainnya.

Penelitian terbaru pada hewan telah menunjukkan bahwa ibu yang berolahraga sebelum dan selama kehamilan memberikan perlindungan terhadap gangguan metabolisme glukosa, penurunan fungsi kardiovaskular, dan obesitas.

Namun, komunitas medis masih tidak yakin senyawa apa yang memberikan manfaat, atau bagaimana olahraga dapat memengaruhinya.

Kristin Stanford, PhD, seorang profesor fisiologi dan biologi sel di The Ohio State University, mengatakan para peneliti percaya oligosaccharide 3′-sialyllactose (dikenal sebagai 3'-SL atau 3'SL) adalah suatu senyawa dalam ASI yang melindungi bayi.

Ilustrasi wanita hamil.[Pexels/Leah Kelley]

Bersamaan dengan oligosakarida susu lainnya, 3'SL kemungkinan hanya disintesis di kelenjar susu dan hanya selama menyusui, kata Stanford kepada Healthline.

Tim memeriksa sekitar 150 wanita hamil dan postpartum yang memakai pelacak aktivitas. Mereka menemukan bahwa wanita dengan langkah lebih banyak per hari memiliki jumlah 3'SL yang lebih tinggi.

"Kami mengukur 3'SL dalam ASI 2 bulan setelah kelahiran dan itu masih berkorelasi dengan langkah per hari dan aktivitas selama kehamilan," kata Stanford.

Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

Tingkat 3'SL yang lebih tinggi tidak selalu terkait dengan intensitas olahraga. Jadi bahkan olahraga sedang seperti jalan kaki sehari-hari, sudah cukup untuk memetik manfaatnya, Stanford menambahkan.

Baca Juga: Bahayakan Kesehatan, Stop Stereotip Negatif Wanita Hamil di Tempat Kerja!

"Lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk sepenuhnya menentukan peran konsumsi 3'SL pada bayi manusia," ujar Stanford.

Di masa depan, ia berharap untuk menunjukkan mekanisme yang melaluinya 3'SL meningkatkan kesehatan metabolisme dan fungsi jantung pada keturunannya, serta menentukan bagaimana olahraga meningkatkan 3'SL dalam ASI.

Load More