Suara.com - Gula adalah salah satu penyebab paling umum kenaikan berat badan, obesitas, dan diabetes.
Oleh karena itu penting untuk mencari pengganti gula dalam makanan dan mengurangi risiko terkena penyakit. Bahkan, meskipun beberapa buah dan sayuran (yang selalu sehat) memiliki gula alami, konsumsi gula dalam dirinya sendiri selalu menjadi kontroversial.
Beberapa ahli kesehatan bahkan mengatakan bahwa meski konsumsi gula alami dari makanan nabati lebih baik daripada mengonsumsi gula olahan, kandungan itu juga harus dicek.
Dilansir dari Medical Daily, berikut ini tips mudah ganti gula agar terhindar dari diabetes.
Ganti gula dengan sumber alami
Seperti disebutkan di atas, cara paling sederhana untuk mengurangi gula adalah dengan hanya menggantinya dengan alternatif alami. Jaggery, misalnya, dianggap sebagai salah satu sumber gula terbaik dan dapat ditambahkan ke teh dan kopi.
Pilihlah air detoks daripada soda
Soda, serta minuman berkarbonasi, secara umum, mengandung banyak gula. Karena itu, sebaiknya hindarilah sebanyak mungkin dan gunakan air detoks, yang dibuat dengan menanamkan air dengan buah dan sayuran yang dihancurkan untuk menambah rasa.
Pilih buah segar daripada yang kalengan
Baca Juga: Mengidap Diabetes, Halle Berry Stop Konsumsi 3 Makanan Ini
Buah kaleng biasanya mengandung sirup, yang juga mengandung gula. Sebaliknya, beli buah segar dari pasar untuk alternatif yang lebih sehat.
Hilangkan dari Meja Makan
Tidak mau gula? Hilangkan gula dari meja makan. Menghilangkan kesempatan untuk menaruh gula pada makanan Anda dapat melakukan banyak hal untuk membantu Anda mengurangi itu.
Konsumsi makanan utuh
Tidak hanya akan membantu Anda mengurangi gula, tetapi makan makanan utuh secara umum lebih sehat. Selain itu, mereka juga akan membuat Anda kenyang lebih lama, membantu Anda menghindari penambahan berat badan juga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius