Suara.com - India masih mengalami krisis penanganan virus Corona Covid-19. Laporan terbaru menyebut kasus Covid-19 di India sudah mencapai lebih dari satu juta.
Dilansir Anadolu Agency, Kementerian Kesehatan India melaporkan pada Jumat (17/7/2020) sebanyak 35.000 kasus baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir, sehingga total kasus mencapai 1.005.637.
Dalam kurun waktu yang sama, sedikitnya 680 orang meninggal karena virus korona, sehingga jumlah korban menjadi 25.609 jiwa.
Menteri Kesehatan Harsh Vardhan mengatakan hampir dua persen pasien Covid-19 dirawat di unit perawatan intensif.
"Tingkat kematian di India adalah 2,57 persen dan tingkat pemulihannya 63,25 persen," ungkap Vardhan dalam sebuah pernyataan.
Negara bagian Orrisa mengumumkan karantina total di distrik Ganjam, Khordha, dan Cuttack, dari 17 - 31 Juli.
India adalah salah satu negara yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19, setelah Amerika Serikat dan Brasil.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University di AS, lebih dari 13,7 juta orang di seluruh dunia terinfeksi virus korona dan 589.211 di antaranya meninggal.
Baca Juga: Langgar Aturan, Ratusan Jemaah Tabligh Indonesia Jalani Sidang di India
Berita Terkait
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih
-
Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih
-
Pikap India Sudah Terlanjur Diimpor, Tetap Disalurkan ke Kopdes Merah Putih
-
Jerman 'Impor' Tenaga Kerja India: Solusi di Tengah Tsunami Pensiun
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026