Suara.com - Dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian akibat pandemi saat ini, warga Melbourne, Australia, masih memiliki selera humor yang terjaga.
Meski beraktivitas di luar rumah, sebagian dari mereka tetap bergaya eksentrik dan lucu lantaran masker yang digunakan anti mainstream.
Pada sebuah video yang viral di media sosial, seorang pria terekam pergi larut malam ke Coles untuk membeli es krim. Masker yang digunakannya tak seperti kebanyakan orang.
Ia mengenakan kerucut plastik yang biasanya digunakan untuk hewan dengan luka di kepala.
"Larut malam lari ke Coles untuk es krim sambil berimprovisasi dengan penutup wajah," tulis seorang wanita di Facebook lengkap video, dikutip dari Yahoo News.
Aksi lebih aneh ditunjukan seorang lelaki lain di Belgrave, pinggiran kota Melbourne. Laki-laki itu terekam sedang berjalan dari dalam gelembung plastik raksasa untuk mengambil kopi paginya.
"Jarak fisik telah menjauhkan di Melbourne. Tapi tetap bisa berguling-guling di jalan dan berhenti untuk minum kopi," unggah seseorang di media sosial Reddit.
Selama gelombang pertama virus corona di Australia, orang-orang sering terlihat mengenakan alat pelindung yang beragam rupa. Mulai dari masker snorkelling, masker gas, hingga seluruh baju pelindung medis digunakan.
Orang-orang di Melbourne yang terkunci telah diperintahkan untuk mengenakan masker ketika di luar rumah. Warga Victoria lainnya juga diharapkan mengenakan masker ketika jarak sosial 1,5 meter tidak memungkinkan.
Baca Juga: TOK! Ridwan Kamil Teken Pergub Denda Tak Pakai Masker di Jawa Barat
Sebelumnya sempat viral video di media sosial seorang wanita menantang pekerja Bunnings yang telah memintanya mengenakan masker untuk memasuki toko pada Minggu (26/7).
Toko seperti Bunnings beroperasi pada properti pribadi dan memiliki hak untuk membuat aturan terhadap pelanggan, termasuk tentang wajib mengenakan masker.
Namun, Wanita itu mengebutkan kepada pekerja Bunnings bahwa dia didiskriminasi dan permintaan itu melanggar hukum juga hak asasi manusianya.
Komisioner Kesamaan Kesetaraan dan Hak Asasi Manusia Victoria Kristen Hilton menegaskan, memakai masker memang pemerintah yang meminta. Dan mengingatkan sanksi denda $ 200 atau setara Rp 2,9 juta yang terkait bukan pelanggaran hak asasi manusia.
"Persyaratan bagi warga untuk mengenakan masker atau penutup wajah saat meninggalkan rumah adalah arahan yang sah yang tidak melanggar hak yang diatur dalam piagam hak asasi manusia dan tanggung jawab Victoria atau instrumen hak asasi manusia internasional," kata Hilton dalam sebuah pernyataan.
"Toko, bisnis, dan tempat kerja dapat menolak masuk seseorang yang tidak mengenakan masker untuk melindungi kesehatan staf dan pelanggan lain," ujarnya.
Berita Terkait
-
5 Sheet Mask Premium Mulai Rp100 Ribuan untuk Wajah Glowing Tanpa Treatment
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
5 Rekomendasi Sheet Mask untuk Wajah Kusam, Kulit Jadi Cerah Mulai Rp3 Ribuan
-
4 Masker Black Tea Kaya Antioksidan untuk Hempas Kerutan dan Kulit Kusam
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya