Bio Farma Akan Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Halalkah?

Selasa, 04 Agustus 2020 | 18:48 WIB
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

Suara.com - PT Bio Farma disebut akan memproduksi 250 juta dosis pada akhir tahun 2020. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020).

"Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun," ujarnya dalan keterangannya pada Selasa (4/8/2020).

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Salah satu isu yang juga banyak dikhawatirkan masyarakat ialah terkait dengan halal tidaknya vaksin tersebut. Menanggapi kekhawatiran tersebut, Mantan Bos Inter Milan itu mengatakan produksi vaksin COVID-19 di PT Bio Farma dipastikan terbuat dari bahan baku yang halal.

"Insya Allah bahan bakunya pasti halal, karena Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal, banyak negara-negara Timur Tengah yang sudah beli," kata Erick dikutip dari ANTARA, Selasa, (4/8/2020).

Nantinya, lanjut Erick, sertifikasi halal untuk vaksin Covid-19 itu bakal dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya, sejauh ini Bio Farma memang sudah terbiasa memproduksi vaksin dengan halal.

"Tentu untuk vaksin COVID-19 itu sertifikasi halalnya di MUI, tapi bahan bakunya dan produksi sudah siap," kata Erick.

Erick kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu dengan kualitas vaksin COVID-19 yang nantinya akan diproduksi oleh Bio Farma. Hal itu karena perusahaan tersebut menurutnya sudah cukup berpengalaman sejak tahun 1890.

"Jadi artinya kalau nanti vaksin COVID-19 ini benar-benar uji klinisnya baik, Insya Allah masyarakat jangan sampai meragukan, jadi cerita Bio Farma itu dimulai sudah cukup lama dan diakui dunia," katanya.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com