Suara.com - Nyeri punggung sering kali dikaitkan dengan rasa capek atau aktivitas kesehatian lain. Tapi rasa nyeri yang terjadi tiba-tiba bisa menunjukkan masalah pada ginjal Anda.
Melansir dari Express, National Health Service Inggris (NHS) menunjukkan bahwa nyeri punggung yang disertai gejala lain bisa jadi menunjukkan infeksi ginjal. Beberapa gejala lain bisa berupa demam, menggigil, nyeri di bagian bawah punggung, hingga sekitar alat kelamin.
"Anda mungkin merasa sangat lemah, lelah, dan kehilangan nafsu makan serta merasa mual," catat NHS.
Dilansir dari Mayo Clinic, kondisi infeksi ginjal biasa disebut dengan pielonefritis yang merupakan bagian dari infeksi saluran kemih (ISK). Kondisi ini biasanya dimulai di uretra atau kandung kemih yang menjalar ke salah satu atau kedua ginjal.
Ada beberapa cara untuk menghindari infeksi ginjal menurut Mayo Clinic. Pertama, Anda harus minum banyak cairan untuk memmbantu mengeluarkan bakteri di tubuh saat buang air kecil.
Kedua, jangan tahan kencing, segeralah buang air saat Anda kebelet kencing. Ketiga, biasakan buang air kecil setelah berhubungan seks untuk membersihkan bakteri di uretra.
Bagi perempuan, Mayo Clinic juga menyarankan untuk menyeka kemaluan dengan hati-hati dan biasakan untuk membasuh buang air besar dari depan ke belakang. Untuk pengobatan, biasanya penderita yang masih mengalami infeksi ringan akan diresepkan antibiotik.
"Sebagian besar infeksi ginjal membutuhkan antibiotik yang dapat diresepkan hingga 14 hari," catat NHS menegaskan.
NHS menyarankan bagi Anda yang mengalami infeksi ginjal, banyak-banyaklah minum banyak air putih untuk membersihkan bakteri dari ginjal.
Baca Juga: Jeremy Teti Curhat Sakit Asam Urat Karena Pola Makan, Apa Saja Pemicunya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026