Suara.com - Berpelukan mungkin sebuah tindakan afeksi yang sederhana. Namun, berpelukan rupanya memiliki berbagai manfaat luar biasa untuk kesehatan mental.
Meski begitu, tentu saja perlu diingat untuk tidak memeluk orang tak dikenal dengan sembarangan.
Melansir dari Independent, berikut adalah beberapa manfaat berpelukan untuk kesehatan mental, antara lain:
Mengurangi Rasa Kesepian
Berpelukan membuat seseorang melepaskan oksitosin di otak yang dapat meningkatkan perasaan intim dan membantu merangsang ikatan sosial antara dua orang. Kadar oksitosin yang tinggi dapat meningkatkan keterikatan secara romantis, mengurangi perasaan kesepian, dan rasa terisolasi.
Tak hanya manusia, bahkan memeluk anjing peliharaan juga bisa memberikan manfaat yang sama.
"Anjing entah bagaimana telah membajak jalur ikatan oksitosin ini, sehingga hanya dengan melakukan kontak mata atau bermain dan memeluk anjing, oksitosin dalam diri kita dan anjing meningkat," kata Profesor ilmu saraf kognitif, Brian Hare.
Mengurangi Gejala Kecemasan dan Depresi
Selain oksitosin, penelitian menunjukkan bahwa memeluk seseorang dapat melepaskan dopamin di otak.
Baca Juga: Suplemen Vitamin D Disebut Tak Mengatasi Depresi, Simak Penjelasan Berikut
Hormon oksitosin sendiri dikenal sebagai hormon rasa senang yang terkait dengan peningkatan perasaan bahagia.
Orang dengan gangguan suasana hati, seperti depresi biasanya memiliki tingkat dopamin yang rendah, jadi berpelukan mungkin bisa membantu memperbaiki depresi meski hanya sedikit.
Membantu melindungi dari stres
Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti Carnegie Mellon University di Pittsburgh menyatakan bahwa berpelukan dapat mengurangi kerentanan seseorang terhadap stres. Penelitian ini dilakukan pada 404 orang dewasa sehat di tahun 2014.
Hubungan antara stres dan berpelukan adalah karena peserta merasakan tingkat dukungan sosial yang lebih besar ketika mendapatkan pelukan secara rutin.
Peneliti juga menyatakan, ketika seseorang jauh dari stres maka akan mengurangi kemungkinan terkena berbagai infeksi dan penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut