- AHFF 2025 menjadi ajang edukasi kesuburan akhir tahun dengan kehadiran ahli fertilitas dari Malaysia dan Indonesia serta booth layanan Alpha IVF Group.
- Acara ini juga menghadirkan mindfulness activities seperti yoga dan sound healing untuk membantu pasangan lebih rileks dalam mempersiapkan kehamilan.
- Alpha IVF Group optimistis memperluas layanan di Indonesia dengan dukungan kebutuhan kesuburan yang meningkat dan alur layanan terintegrasi Indonesia–Malaysia.
Suara.com - Memasuki tahun 2026, banyak pasangan di Indonesia mulai menata ulang prioritas kesehatan, termasuk mempersiapkan kehamilan dengan lebih menyeluruh.
Selain memahami aspek medis, kini kesadaran akan pentingnya keseimbangan mental dan emosional juga semakin menonjol.
Mindfulness menjadi salah satu pendekatan yang mulai dipertimbangkan banyak pejuang dua garis untuk membantu mengurangi stres dan menjaga tubuh tetap siap menjalani program hamil.
Melihat kebutuhan tersebut, Alpha Health & Fertility Fair 2025 (AHFF 2025) hadir tepat di penghujung tahun sebagai ruang untuk belajar, berkonsultasi, sekaligus menenangkan diri sebelum memasuki perjalanan baru di tahun mendatang.
Acara yang diselenggarakan oleh Alpha Women’s Specialists Indonesia bersama Sinar Mas Land dan Digital Hub ini menjadi momentum penting bagi pasangan yang ingin merencanakan kehamilan dengan lebih matang.
Berlangsung pada 6–7 Desember 2025 di The Hub, Sinar Mas Land Kuningan, AHFF 2025 melanjutkan tradisi tahunan Alpha IVF Group dalam meningkatkan literasi kesuburan di Indonesia.
Tahun ini, acara tersebut menghadirkan perwakilan dari berbagai pusat IVF ternama di Malaysia dan Penang, seperti Alpha IVF Kuala Lumpur, Genesis IVF Penang, Alhaya Fertility Centre Kuala Lumpur, dan Alpha IVF Kota Kinabalu.
Publik dapat mengunjungi booth edukasi dan mendapatkan penjelasan langsung mengenai berbagai pilihan layanan kesuburan. Kehadiran para dokter spesialis fertilitas dari Malaysia dan Indonesia menambah kedalaman edukasi yang diberikan.
Dr. Farah Fatimy Othman dari Genesis IVF Penang dan Dr. Lam Wei Kian dari Alpha IVF Kuala Lumpur hadir berdampingan dengan dr. Seindy Glamour, Sp.OG Subsp.FER serta dr. Erik Sutandi, Sp.OG dari Alpha Women’s Specialist Jakarta.
Baca Juga: Cantik Luar Dalam: Bagaimana Perawatan Holistik Kecantikan dan Mental Jadi Solusi Baru?
Kolaborasi lintas negara ini memberikan wawasan bertaraf internasional, memperkaya pemahaman pasangan mengenai langkah medis yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing.
Kombinasi tersebut membantu menghadirkan edukasi yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga relevan dengan perkembangan teknologi fertilitas terkini.
Namun, keistimewaan AHFF 2025 tidak berhenti pada aspek medis. Menyadari bahwa perjalanan menuju dua garis sering kali penuh tekanan, acara ini menghadirkan rangkaian mindfulness activities yang dirancang untuk membantu pasangan tetap tenang dan seimbang.
Yoga, mat pilates, sound healing, hingga access bars therapy dihadirkan dalam ruang immersive yang memberikan pengalaman berbeda.
Aktivitas ini menjadi ruang bagi para peserta untuk bernapas sejenak, merawat diri, dan mempersiapkan mental sebelum memasuki tahun baru yang penuh harapan.
Optimisme terhadap kebutuhan layanan kesuburan di Indonesia turut disampaikan oleh Siska Hernando, Country Director Alpha Women’s Specialist Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS