Suara.com - Film pendek "Tilik" tengah menjadi perhatian publik, terutama karakter Bu Tejo yang diperankan oleh Siti Fauziah Saekhoni.
Film tersebut menggambarkan kehidupan ibu-ibu di kampung yang suka bergosip ketika berkumpul. Dalam hal ini, sosok Bu Tejo sangatlah kuat sebagai orang yang nyinyir dan memancing gosip.
Pada film "Tilik" tersebut, ibu-ibu kampung yang hendak menjenguk bu lurah di rumah sakit asyik membicarakan seorang perempuan bernama Dian.
Tak bisa dipungkiri, bahwa cerita yang digambarkan melalui film itu sesuai dengan kehidupan nyata ibu-ibu di Indonesia. Rata-rata perempuan memang senang berkumpul untuk bergosip atau rumpi.
Bergosip untuk sesuatu hal yang belum pasti memang tidak baik. Namun, dilansir dari Psychology Today, adapun lima manfaat dari hobi gosip antara lain:
1. Mendorong kerja sama
Para peneliti di Universitas Stanford menemukan kebiasaan bergosip membuat seseorang lebih banyak memahami karakter individu. Sehingga mereka lebih mengenal karakter individu yang berbeda sekaligus membangkitkan kepercayaan.
2. Mengurangi stres
Peneliti mengungkapkan kebiasaan bergosip mengurangi kecemasan dan stres. Sebab, mereka bisa belajar dari perliku buruk seseorang yang buruk dan dijadikan bahan gosip.
Baca Juga: Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko
3. Mengenali kelemahan diri
Semua bahan gosip tidak selalu berunsur negatif, tetapi mereka juga bisa berbicara sisi positifnya. Pembahasan ini bisa memberi mereka motivasi tak langsung dan berusaha mengenali kelemahan diri sendiri.
4. Mendorong pikiran realistis
Kebiasaan bergosip juga mendorong kemampuan seseorang untuk berpikir lebih realistis. Selain itu, bergosip juga bisa meningkatkan kewaspadaan dengan mencari kebenaran sebelum menuduh seseorang.
5. Panjang umur
Bergosip membantu mengeluarkan pikiran negatif sehingga tubuh lebih bugar. Kebiasan ini juga membuat Anda memiliki hubungan dengan orang lain yang bisa bertahan lama, lebih bahagia dan lebih sehat.
Berita Terkait
-
Film Bu Tejo Sowan Jakarta: Komedi Ringan dengan Pesan Moral
-
Review Film Bu Tejo Sowan Jakarta, Komedinya Receh tapi Kocak!
-
Tayang Hari Ini 18 Januari 2024, Sinopsis Film Bu Tejo Sowan Jakarta
-
Tayang Hari Ini, Intip Sinopsis Film Bu Tejo Sowan Jakarta
-
6 Film Non-horor Indonesia Tayang Januari 2024, Ada Ancika 1995 hingga OOTD
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi