Suara.com - Para dokter dan pakar kesehatan lain sudah memperingatkan bahwa membersihkan telinga menggunakan cotton bud dapat menyebabkan infeksi telinga.
Inilah yang dialami oleh Riefian Fajarsyah, atau yang lebih akrab disapa Ifan Seventeen. Hal ini diungkapkannya dalam unggahan Instagram pada Minggu (23/8/2020).
"Ternyata membersihkan telinga dengan cotton bud itu sangat tidak dianjurkan oleh para dokter. Terutama untuk orang-orang yang memiliki kulit telinga sensitif sepertiku, karena sangat gampang berakibat peradangan dan itu sakit banget," tulis Ifan.
Bahkan, ia sempat mengalami demam tinggi akibat infeksi telinga itu.
Tidak ingin orang lain mengalami hal yang sama, Ifan pun memberi tahu cara membersihkan telinga yang direkomendasikan dokter.
"Cukup dengan mengelap bagian telinga luar memakai tisu sehabis mandi, atau kalau mau memakai cotton bud hanya bagian luarannya saja," sambungnya.
Laman Healthy Hearing juga memperingatkan bahwa seharusnya tidak ada benda asing yang dimasukkan ke telinga, meski hanya untuk menghilangkan kotoran.
Cara membersihkannya pun harus diperhatikan. Telinga luar, atau pinna, dapat dibersihkan menggunakan sedikit sabun, air, dan waslap saat mandi. Dan bersihkanlah secara lembut.
Dalam kebanyakan kasus, saluran telinga (telinga bagian dalam) tidak perlu dibersihkan. Selama keramas atau mandi, air yang masuk ke saluran telinga cukup untuk melonggarkan kotoran yang menumpuk.
Baca Juga: Jangan Abaikan Sakit Telinga, itu Bisa Jadi Gejala Kanker Lidah
Selain itu, kulit di saluran telinga tumbuh secara alami dalam pola spiral luar. Saat mengelupas, kotoran telinga ikut menyertainya.
Biasanya lilin akan mengendur dan lepas dengan sendirinya saat tidur.
Kapan harus ke dokter untuk membersihkan kotoran telinga?
Kotoran yang sudah menumpuk dapat dibersihkan oleh dokter. Mereka akan menggunakan sedikit peroksida yang dicampur air dan disuntikkan ke dalam telinga.
Proses ini hampir tidak menimbulkan rasa sakit dan efektif untuk menghilangkan kotoran di dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?