Suara.com - Seorang ibu empat anak menceritakan bagaimana dirinya hampir meninggal akibat membersihkan telinga menggunakan cotton bud.
Jasmine Small dari Grafton di utara NSW, tidak menyadari betapa berbahayanya benda ini sampai dirinya mengalami kesulitan mendengar pada telinga kirinya pada 2016.
"Aku benar-benar tidak bisa mendengar dari telinga kiriku. Itu adalah hal besar. Ini berlangsung sekitar tujuh hingga delapan bulan," ujar Small, kepada Yahoo.
Perempuan 38 tahun itu juga mengaku sering merasa sakit ketika membersihkan telinga dan menemukan kotoran coklat serta darah di dalam telinganya. Bahkan, ia mendapati ada bau pada cairan tersebut.
Akhirnya, ia menggunakan antibiotik selama setahun. Namun, hal ini sama sekali tidak membantu.
Pada 2017, ia pun dirujuk ke spesialis THT. Sang dokter mengatakan Small harus segera dioperasi.
"Dia (dokter) berkata, 'apa yang sudah kamu masukkan ke telingamu?' Saya berkata, 'cotton buds'. Dia berkata, 'seberapa jauh Anda memasukkannya?'," jelas Small.
CT Scan menunjukkan adanya infeksi di dalam telinganya, dan sangat dekat dengan otak. Menurut dokter, semuanya dipicu oleh secuil kapas yang terlepas dari cotton bud.
Meski operasi berhasil, sayangnya pendengaran Small terlanjur rusak secara permanen.
Baca Juga: Cek! Begini Cara Aman Membersihkan Telinga, Bukan Pakai Cotton Bud
Para dokter percaya bahwa sepotong kecil kapas dari cotton bud itu bisa jadi telah bersarang di telinganya hingga lima tahun kini, yakni sejak awal 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur