Suara.com - Susu kambing memang tidak begitu banyak dikonsumsi seperti susu sapi. Tapi ada sejumlah manfaat susu kambing yang bagus untuk kesehatan.
Berdasarkan Health Line, susu kambing dinilai lebih baik dibanding susu sapi, terutama dalam protein dan kalsium.
Susu kambing mengandung 9 gram protein, sedangkan susu sapi hanya 8 gram. Masing-masing kalsiumnya adalah 330 gram versus 275 hingga 300 gram.
Sebuah penelitian menunjukkan susu kambing dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi penting dari makanan lain. Sebaliknya, susu sapi diketahui mengganggu penyerapan mineral utama seperti zat besi dan tembaga.
Alasan lain mengapa beberapa orang memilih susu kambing daripada susu sapi berkaitan dengan daya cerna.
Semua susu hewani mengandung beberapa laktosa (gula susu alami), yang beberapa orang, seiring bertambahnya usia, kehilangan kemampuan untuk mencernanya. Namun, susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu sapi, sekitar 12 lebih rendah per cangkirnya.
Oleh karenanya, orang yang intoleransi laktosa ringan mungkin menganggap produk susu kambing kurang menganggu pencernaan mereka daripada susu sapi.
Dalam hal kesehatan pencernaan, susu kambing memiliki kandungan yang mengungguli susu sapi, yaitu karbohidrat 'prebiotik' yang lebih tinggi. Ini membantu menyehatkan bakteri menguntungkan di usus.
Karbohidrat ini disebut oligosakarida, jenis karbohidrat yang sama dengan yang ada dalam ASI dan bertanggung jawab dalam 'mendukung' bakteri baik di saluran pencernaan bayi.
Baca Juga: Penting! 5 Hormon Ini Bikin ASI Jauh Lebih Unggul dari Susu Formula
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah