Tapi, minum satu cangkir kopi saja biasanya tidak akan berdampak apapun. Kecuali minum lebih satu cangkir, yang bisa menyebabkan peningkatan produksi urine.
5. Pukul 9.30 pagi
Sekitar satu setengah jam setelah minum kopi, kemungkinan Anda membutuhkan buang air besar. Beberapa orang yang memiliki usus sensitif perlu menghindari kopi hitam karena bisa menyebabkan iritasi.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kafein membuat usus besar 60 persen lebih aktif daripada air dan 23 persen lebih aktif daripada kopi tanpa kafein.
6. Pukul 11 siang
Karena, kafein sudah hilang dari tubuh. Maka tubuh Anda mungkin akan merasa lelah atau mudah sakit kepala. Anda bisa menghindari efek penurunan kafein dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi.
7. Pukul 12 siang
Beberapa jam setelah minum kafein, tubuh akan mulai menginginkan banyak lagi. Tapi, para ahli telah mengingatkan untuk tidak minum kopi di sore hari.
Sebaliknya, Anda lebih baik mengonsumsi teh herbal atau tanpa kafein. Karena, konsumsi kafein di siang hari bisa membuat Anda kesulitan tidur.
Baca Juga: Tertular Virus Corona dari Guru Mengaji, Begini Kabar Terbaru HBA
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD