Suara.com - Sebagian rute perjalanan sudah kembali dibuka, setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid-19 beberapa bulan lalu.
Untuk itu, penting bagi Anda yang tergolong kelompok risiko, seperti lansia, pasien penyakit kronis, dan orang dengan kondisi bawaan untuk lebih berhati-hati.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan ada 5 panduan perjalanan yang wajib diperhatikan. Apa saja?
1. Prioritaskan agenda
Karena Anda merupakan kelompok berisiko tinggi, maka prioritaskan agenda yang perlu didatangi.
Jika tidak perlu dihadiri dan bisa diwakilkan, hindari perjalanan dan penerbangan.
2. Masker dan cuci tangan
Selama perjalanan dan penerbangan, selalu gunakan masker dengan kualitas tinggi.
Masker hanya boleh dilepas ketika makan. Ketika melepas dan menggunakan masker, cuci tangan terlebih dahulu dan masukkan masker ke dalam plastik.
Baca Juga: Langgar Aturan Karantina, Perempuan di Austalia Dipenjara Enam Bulan
3. Jaga jarak
Jaga jarak minimal satu meter dari orang lain.
4. Cuci tangan
Jangan malas cuci tangan pakai sabun setelah menyentuh benda apapun.
5. Bawa disinfektan
Bawalah disinfektan setiap bepergian. Disinfektan bisa digunakan untuk membersihkan benda-benda yang akan dipegang nanti.
Berita Terkait
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Pertamina Ekspor Minyak BUCO saat Pandemi, Eks Wamen: Kalau Tidak, Rugi Semua
-
5 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan untuk Lansia, Harga Rp 1 Jutaan
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru