Suara.com - Orang-orang biasanya mengawali pagi hari dengan secangkir teh atau kopi. Namun, tak ada salahnya untuk sesekali memulai hari dengan aktivitas lain, seperti berhubungan seks di pagi hari.
Sebab, orgasme saat berhubungan seks dapat meningkatkan mood sehingga mampu memberi energi dan menghilangkankan stres. Tapi menurut Megan Fleming, PhD, terapis seks dan hubungan di New York, Amerika Serikat, ada beberapa manfaat lain yang ditawarkan seks di pagi hari untuk pikiran dan tubuh.
Dirangkum dari Health, berikut 5 kelebihan berhubungan seks di pagi hari:
1. Anda dan pasangan merasa lebih siap
Berhubungan seks sebelum tidur malam atau setelah bekerja seharian, tentu membuat Anda lelah dan tegang. Jika begini kondisinya, orgasme pun sulit dicapai.
Jadi pagi hari adalah waktu yang pas untuk melakukannya, ketika Anda dan pasangan sudah cukup beristirahat.
2. Hormon sedang tinggi
Pria secara alami menghasilkan lebih banyak testosteron di pagi hari, jadi lebih sering akan memiliki dorongan seks dan libido yang lebih tinggi di pagi hari. "Seks pagi hari adalah kesempatan baginya untuk memanfaatkan itu dan semoga lebih fokus untuk menyenangkan Anda juga," tambah Fleming.
3. Otak masih segar
Baca Juga: Tak Selalu Nikmat, Ini Hal yang Bisa Bikin Malam Pertama Gagal
Kata Fleming, bagi banyak dari kita, ketika berada dalam kondisi bangun tidur, otak belum sepeuhnya siap atau online. Itu menjadikan momen bangun tidur sebagai "kesempatan untuk terlibat dan terhubung dalam permainan seksual saat Anda belum memikirkan 100 hal yang harus Anda lakukan hari itu."
4. Memulai hari dengan bahagia
Orgasme saat berhubungan seks akan melepaskan neurotransmiter perasaan nyaman dan bahan kimia seperti oksitosin, yangjuga dikenal sebagai hormon cinta atau pelukan, jelas Fleming. Memiliki hormon bahagia ini di pagi hari sangat bermanfaat, karena membantu membuat Anda dalam suasana hati yang cerah dan positif.
5. Membantu Anda keluar dari kebiasaan seks
Ada gagasan yang tertanam kuat bahwa seks adalah aktivitas malam hari. Namun kenyataannya, malam hari seringkali merupakan waktu yang paling tidak nyaman, terutama ketika pasangan memiliki waktu tidur yang berbeda.
Sehingga berhubungan seks di pagi hari adalah kebiasaan baru yang memungkinkan Anda mengalami pengalaman dengan cara yang berbeda. "Kapan pun kita dapat menambahkan sesuatu yang baru atau mengubah sesuatu sehingga kita tidak terjebak dalam rutinitas seksual, itu bagus," ujar Fleming.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal