Suara.com - Menangis memiliki manfaat yang sama besarnya dengan tertawa bagi kesehatan mental. Air mata juga pada dasarnya memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan mata.
"Menangis tidak hanya menjernihkan pikiran tetapi juga mata dan saluran air mata, ini bahkan lebih efektif daripada obat tetes mata," kata dokter mata A Saibaba Goud yang membantu anak-anak dengan gangguan penglihatan di India dan gangguan penglihatan pada South China Morning Post (SCMP).
Melansir dari SCMP, pada 1980-an seorang dokter Amerika, Dr. William Frey menjelaskan bahwa menangis mengeluarkan racun dan hormon stres. Hal ini menunjukkan bahwa menangis memiliki efek penyembuhan dari rasa stres.
Oleh karena itu, Frey menyarankan agar tidak menyuruh orang yang menangis untuk berhenti menangis.
Menurut psikolog Belanda dokter Ad Vingerhoets yang juga penulis buku berjudul Why Only Humans Weep: Unraveling the Mysteries of Tears menyatakan bahwa menangis adalah respons alami manusia terhadap kesedihan.
"Efek katarsis dari tangisan adalah menghibur," katanya. Menangis juga disebut bisa membantu melepaskan emosi yang berada di alam bawah sadar.
"Jika Anda menekan emosi, emosi itu akan tetap berada di alam bawah sadar Anda dan dapat memanifestasikan menjadi bentuk masalah perilaku atau komplikasi kesehatan mental," kata Akanksha Pandey, psikolog klinis di Rumah Sakit Fortis di Bangalore.
"Remaja yang memendam perasaan mungkin menggunakan penyalahgunaan zat atau perilaku melukai diri sendiri, jadi sebaiknya menangis dan lepaskanlah ketegangan Anda," imbuhnya.
Baca Juga: Studi: Stres Bisa Mereda dengan Hanya Memikirkan Orang Tersayang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat