"Jika segala sesuatunya terus membaik seiring berjalannya waktu, itu pertanda baik," katanya. "Bukan hal yang tidak terduga jika Anda tidak aktif selama beberapa waktu, Anda akan mengalami penurunan kondisi dan mungkin sesak napas jika Anda memaksakan diri."
Apakah skrining untuk mendeteksi kerusakan kardiovaskular harus menjadi bagian rutin dari perawatan lanjutan untuk pasien Covid-19 masih belum jelas.
"Intinya adalah, kami tidak tahu," kata Fonarow, yang ikut menulis editorial yang menyertai dua studi Kardiologi JAMA. "Sebelum rekomendasi dibuat untuk pencitraan jantung rutin, kami memerlukan studi tambahan yang membantu mengidentifikasi frekuensi kejadian ini dan apa faktor risikonya."
Chung dan Fonarow menyarankan mereka yang baru pulih dari Covid-19 untuk memperhatikan gejala-gejala berikut - dan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli jantung jika mereka mengalaminya: sesak napas yang meningkat atau ekstrim dengan pengerahan tenaga, nyeri dada, pembengkakan pada pergelangan kaki, jantung berdebar-debar atau detak jantung tidak teratur, tidak bisa berbaring tanpa sesak napas, bangun di malam hari sesak napas, pusing atau pusing.
"Tetapi bagi seseorang yang pernah menderita Covid-19 dan sembuh tanpa gejala gangguan jantung," kata Fonarow, "tidak diketahui apakah ada alasan untuk melakukan pemeriksaan tambahan. Jika ada kekhawatiran, mereka harus membicarakannya dengan dokter mereka."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya