Suara.com - Inggris mengalami lonjakan kasus baru virus COrona Covid-19 yang cukup signifikan.
Yang lebih mengkhawatirkan, kenaikan kasus terjadi di populasi anak muda.
Dilansir ANTARA,Inggris melaporkan 2.988 kasus baru pada Minggu (6/9) waktu setempat.
Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan ini adalah penambahan kasus terbanyak sejak bulan Mei.
"Sebagian besar kasus terjadi di kalangan orang yang lebih muda, tetapi kita telah melihat di negara lain di seluruh dunia dan di Eropa bahwa peningkatan kasus di kalangan orang muda semacam ini menimbulkan lonjakan di populasi seluruh dunia," ujarnya.
Hancock mengatakan semua orang harus mengikuti aturan menjaga jarak sosial guna mencegah penyebaran infeksi.
Kurva tren kasus Covid-19 harian mulai tinggi dalam beberapa pekan belakangan, meski jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit dan korban meninggal masih di bawah level rendah.
Dua kematian tercatat dalam 28 hari setelah dinyatakan positif Covid-19 dalam 24 jam sebelumnya, menambah total menjadi 41.551 kematian.
Hancock mengatakan pemerintah akan terus memberlakukan pembatasan Covid-19 guna membantu menekan wabah penyakit tersebut.
Baca Juga: Pusat Isolasi Covid-19 Kota Bogor
Meski begitu, jaga jarak sosial masih menjadi garis pertahanan utama.
Berita Terkait
-
Mengerikan! Pemain Keturunan Indonesia Kasih Peringatan Keras ke Arsenal
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
Sianida di Balik Topeng Kesopanan Bangsawan Inggris dalam An English Murder
-
25 Ucapan Minta Maaf sebelum Ramadhan Bahasa Inggris yang Hangat
-
35 Kata-kata Valentine untuk Pacar Bahasa Inggris dan Artinya, Romantis dan Menyentuh Hati
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026